<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240</id><updated>2011-12-05T20:57:58.150-08:00</updated><category term='Quote'/><category term='Pengembangan Diri'/><category term='motivational image'/><category term='Kisah motivasi'/><category term='Motivation Video'/><category term='Artikel Motivasi'/><category term='Intermezo'/><title type='text'>Kumpulan Kisah Motivasi</title><subtitle type='html'>Jadikan hari esok lebih baik dari hari ini</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>88</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7416176844752288036</id><published>2009-07-19T23:28:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T23:48:56.304-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Stuck in the moment</title><content type='html'>Apakah akhir-akhir ini terlalu sibuk dengan proses pekerjaan Anda? sibuk merencanakan ini, membuat sesuatu, mengerjakan ini-itu ? Namun Anda seperti tidak merasakan suatu progress yang berarti? Mungkin Anda sedang terbentur disuatu keadaan dimana Anda tidak bisa keluar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat suasana ini saat mendengarkan lagu "Stuck in the Moment" dari group favorite saya, yup U2. Saya juga sering kali merasakan suasana seperti ini. Terjerat disuatu proses kerja yang tidak ada progress yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya coba review kebelakang. Saya jadi teringat suatu kisah yang cukup terkenal tentang penebang pohon. Ceritanya kurang lebih seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang penebang pohon yang sangat cekatan dan gigih. Pada hari pertama ia mampu menebang 30 pohon, hari berikutnya 25 pohon, hari berikutnya cuma 20 pohon, hari berikutnya lagi cuma 10 pohon. Terus demikian makin menurun performanya. Dia berpikir, kenapa? Setelah ia coba review, ternyata ia sibuk menebang sampai lupa sesuatu hal yang penting. Apakah itu? Mengasah kampaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah.. kita juga sering kali melakukan hal yang sama, juga saya sering kali sibuk dengan pekerjaan saya, hingga lupa mengasah 'kapak' saya. Hingga membuat kita lelah karena seperti tidak ada progress dalam pekerjaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So.. jangan lupa kita asah kapak kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7416176844752288036?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7416176844752288036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7416176844752288036&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7416176844752288036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7416176844752288036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2009/07/stuck-in-moment.html' title='Stuck in the moment'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6162205201520818260</id><published>2009-02-15T21:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T21:49:52.938-08:00</updated><title type='text'>Berapa harga nyawa seseorang?</title><content type='html'>Bila uang yang menjadi tolok ukur utama kehidupan Anda, berapakah nilai nyawa Anda? 100 Juta, 1 Milyard, 1 Triliyun? Yah.. banyak hal yang tidak dapat Anda ukur dengan mata uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja saya membaca kasus penipuan reksa dana yang dikelola oleh PT DAS dan Bank C di Kota Jambi. Nasabah yang dirugikan, meminta pertanggung jawaban dari pengelola. Hasil yang nihil membuat seorang nasabah nekat mengakhiri hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125 Juta, kerugian yang ditanggungnya. 125 Juta kah nilai nyawa Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil jalan pintas, mengakhiri hidup, sudah pasti bukan jalan keluar. Mengambil jalan pintas, tidak dapat Anda lakukan di jalan tol. Anda tidak dapat memotong jalan tol yang di pagari, untuk keluar dari jalanan. Anda harus mengarah pada pintu keluar, baru disana Anda dapat keluar dengan aman. Aman untuk diri Anda dan juga aman untuk pengemudi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terlalu mudah bagi saya berkata-kata seperti ini dibalik komputer, sambil duduk menikmati kopi. Tetapi kita semua percaya, mengakhiri hidup itu bukan menyelesaikan masalah, tetapi lari dari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bencana datang, saat situasi begitu menekan, pasti selalu ada jalan keluar. Entah itu berat, entah itu berliku-liku, atau mungkin mudah. Kita semua tidak tahu, apa yang akan terjadi di masa depan. Seperti kata mutiara yang sering saya baca, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesterday is history.&lt;br /&gt;Tomorrow is a mystery.&lt;br /&gt;Today is a gift, that’s why we call it the present.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6162205201520818260?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6162205201520818260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6162205201520818260&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6162205201520818260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6162205201520818260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2009/02/berapa-harga-nyawa-seseorang.html' title='Berapa harga nyawa seseorang?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-231697667649454541</id><published>2009-02-09T22:13:00.001-08:00</published><updated>2009-02-09T22:15:53.951-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>Mampukah saya jadi pemimpin?</title><content type='html'>Donald A. Laird (psikolog) mengajukan 5 buah pertanyaan sederhana tentang kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda mampu menegur tanpa menimbulkan kemarahan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda mampu menolak tanpa mengecilkan arti?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda mampu tertawa bersama bila kelucuan itu menyangkut diri Anda sendiri?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda mampu memelihara semangat jika menghadapi suatu kegagalan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah Anda mampu tenang jika harus menghadapi situasi darurat?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan di atas merupakan cara pengukuran yang sederhana untuk menilai apakah seseorang berpotensi untuk menjadi pemimpin. Apabila jawaban anda adalah “mampu” untuk semua pertanyaan di atas, maka anda mempunyai potensi untuk menjadi seorang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses Selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-231697667649454541?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/231697667649454541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=231697667649454541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/231697667649454541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/231697667649454541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2009/02/mampukah-saya-jadi-pemimpin.html' title='Mampukah saya jadi pemimpin?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1788155349132647296</id><published>2009-01-12T23:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T23:38:38.509-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Cerpen Motivasi</title><content type='html'>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.&lt;br /&gt;Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja&lt;br /&gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.&lt;br /&gt;Ibu menjawab: “Mengapa?&lt;br /&gt;Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.&lt;br /&gt;Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.&lt;br /&gt;Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.&lt;br /&gt;Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.&lt;br /&gt;Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?&lt;br /&gt;Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .&lt;br /&gt;Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”&lt;br /&gt;Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”&lt;br /&gt;Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”&lt;br /&gt;Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1788155349132647296?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1788155349132647296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1788155349132647296&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1788155349132647296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1788155349132647296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2009/01/cerpen-motivasi.html' title='Cerpen Motivasi'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-977365683300788347</id><published>2008-12-30T23:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T00:04:24.218-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Gitar kaki</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/m3gMgK7h-BA&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/m3gMgK7h-BA&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat suka bermain gitar. Semenjak SMP saya suka memainkan gitar. Alhasil, diantara teman-teman, permainan gitar saya lumayan lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering teman-teman minta diajari bermain gitar. Cukup 1-2 minggu, niat belajar mereka sudah hilang. Sangat disayangkan motivasi belajar mereka cepat memudar. Dengan 2 tangan lengkap, masih banyak 1001 alasan untuk mempersulit diri, membuat benteng bahwa bermain gitar itu susahhhhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa jadinya bila bapak diatas mudah mengeluh dan mudah putus asa seperti teman-teman saya. Apakah ia bisa memainkan lagu Drift Away karya Dobbie Gray dengan indah. Salut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sukses? jangan cari alasan untuk gagal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-977365683300788347?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/977365683300788347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=977365683300788347&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/977365683300788347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/977365683300788347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/12/gitar-kaki.html' title='Gitar kaki'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2550834805199252381</id><published>2008-12-03T20:19:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T20:29:12.232-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivation Video'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Intermezo'/><title type='text'>Smile and Brighten up your day...</title><content type='html'>Have a bad day? Seem nobody supporting you? Feel no one care? Feel nobody love u?&lt;br /&gt;Is it worth if you grumbling, Blaming on the world, Draw a sad face and stop talking to everyone?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why just not try to smile and brighten up your day. Bring the positive aura to your live and get motivated...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next Smile Video I found in youtube. Accidentally I draw a smile on my face when I watching them smile. Hoping u too... Have a nice day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/IGU_SHufUBk&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/IGU_SHufUBk&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2550834805199252381?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2550834805199252381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2550834805199252381&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2550834805199252381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2550834805199252381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/12/smile-and-brighten-up-your-day.html' title='Smile and Brighten up your day...'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6411727578988959954</id><published>2008-11-18T21:46:00.001-08:00</published><updated>2008-11-18T22:00:47.404-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Jackie Chan: Movie Behind The Scene</title><content type='html'>Apakah Anda suka melihat bagaimana sebuah film dibuat? Saya suka, terutama film-film action yang di perani oleh Jackie Chan. Banyak aksi-aksi berbahaya yang tidak pernah Jackie berikan pada pemeran pengganti. Salut, kata itu yang terlintas dalam kepala saya setiap melihat aksi kelincahan dan keberaniannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembuatan sebuah film, yang sudah diatur sedemikian rupa, dengan segala persiapan dan perhitungan yang matang, masih bisa terjadi kesalahan. Karena kesalahan itu, Jackie bisa menderita kesakitan karena mungkin terpukul atau terjatuh atau apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat aksi "behind the scene" saat film Jackie Chan dibuat, saya menjadi teringat akan kehidupan kita yang sesungguhnya. Apa yang akan yang terjadi dalam kehidupan, kita semua tidak ada yang tahu. Masa depan seperti apa tidak ada yang tahu. Bandingkan dengan pembuatan sebuah film, dimana alur cerita sudah ada, persiapan sudah matang tapi bisa saja terjadi kesalahan. Apa lagi kehidupan nyata, dimana banyak faktor yang tidak dapat kita kendalikan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, kita tidak boleh takut gagal. Terus mencoba dan berusaha dalam mengupayakan segala sesuatu yang menjadi impian kita. Seperti Jackie Chan, yang terus dan terus kembali mencoba lakon yang berbahaya, hingga terjadi suatu film yang bagus. Begitu juga dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang dapat kita petik, Jackie tidak pernah memakai peran pengganti dalam pembuatan filmnya. Apakah kita juga begitu dalam kehidupan kita? Kita tidak perlu peran pengganti alias kambing hitam untuk kegagalan yang telah kita lakukan. Kita gak perlu lari dari masalah dan melemparkan masalah itu pada orang lain. Yah.. kita hadapi masalahnya, kita cari solusinya, hingga Film Kehidupan Kita akan Happy Ending seperti layaknya film-film yang dibuat Jackie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses Selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;origin story by : motivationalstory.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6411727578988959954?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6411727578988959954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6411727578988959954&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6411727578988959954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6411727578988959954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/11/jackie-chan-movie-behind-scene.html' title='Jackie Chan: Movie Behind The Scene'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7505618281729496301</id><published>2008-11-15T02:03:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T02:04:59.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>The Courage to Take Action</title><content type='html'>Perhaps the greatest challenge that you will ever face in life is the conquest of fear and the development of the habit of courage. Winston Churchill once wrote, Courage is rightly considered the foremost of virtues, for upon it, all others depend. Fear is, and always has been the greatest enemy of mankind. When Franklin D. Roosevelt said, The only thing we have to fear is fear itself, he was saying that the emotion of fear, rather than the reality of what we fear, is the cause of the associated anxiety, stress, and unhappiness. When we develop the habit of courage and unshakable self-confidence, a whole new world of possibilities opens up to us. Just think: what would you dare to dream, be, or do if you were not afraid of anything in the whole world?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fortunately, the habit of courage can be learned, just as any other skill is learned. To do so, we need to go to work systematically to diminish and eradicate our fears, while simultaneously building the kind of courage that will enable us to deal fearlessly with the inevitable ups and downs of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syndicated columnist Ann Landers wrote, If I were asked to give what I considered the single most useful bit of advice for all humanity, it would be this: expect trouble as an inevitable part of life, and when it comes, hold your head high. Look it squarely in the eye and say, I will be bigger than you. You cannot defeat me. This is the kind of attitude that leads to victory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The starting point in overcoming fear and developing courage is to look at the factors that predispose us toward fear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The root source of fear is childhood conditioning that caused us to experience two types of fear: the fear of failure, which causes us to think, I cant, I cant, I cant; and the fear of rejection, which causes us to think, I have to, I have to, I have to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Based on those fears, we become preoccupied with the idea of losing our money, our time, our emotional investment in a relationship. We become hypersensitive to the opinions and possible criticisms of others, sometimes to the point where we are afraid to do anything that anyone else might disapprove of. Our fears tend to paralyze us, holding us back from taking constructive action in the direction of our dreams and goals. We hesitate, we become indecisive, and we procrastinate; we make excuses and find reasons not to move ahead. And finally, we feel frustrated, caught in the double bind of I have to, but I cant and I cant, but I have to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fear is also caused by ignorance. When we have limited information, we tend to be tense and insecure about the outcome of our actions. Ignorance causes us to fear change, to fear the unknown, and to avoid trying anything new or different. But the reverse is also true. The very act of gathering more and more information about a particular subject causes us to be more courageous and confident in that area. There are parts of our life where we have no fear at all because we feel knowledgeable and capable of handling whatever happens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Once youve recognized the factors that can cause fear, the second step in overcoming it is to sit down and take the time to objectively define and analyze your own fears. At the top of a sheet of paper, write down the question, What am I afraid of?#8221;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now, before you begin, heres an important point to remember: all intelligent people are afraid of something. It is normal and natural to be concerned about your physical, emotional, and financial survival. The courageous person is not a person who is unafraid. As Mark Twain said, Courage is resistance to fear, mastery of fear not absence of fear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is not whether or not you are afraid. We are all afraid. The question is, how do you deal with the fear? The courageous person is simply one who goes forward in spite of the fear. And heres something else Ive learned: when you confront your fears and move toward what you are afraid of, your fears diminish and your self-esteem and self-confidence increase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;However, when you avoid the things you fear, your fears grow until they being to control every aspect of your life. And as your fears increase, your self-esteem, your self-confidence, and your self-respect diminish accordingly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begin your list of fears by writing down everything, major and minor, over which you experience anxiety. The most common fears, of course, are those related to failure and rejection, but be more specific than that.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some people, compelled by the fear of failure, invest an enormous amount of energy justifying or covering up their mistakes. And some people, compelled by the fear of rejection, are so obsessed with how they appear to others that they seem to have no ability at all to take independent action. Until they are absolutely certain that someone else will approve, they refrain from doing anything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Once you have made a list of every fear that you think may be affecting your thinking and behavior, organize the items in order of importance. Which fear do you feel has the greatest impact on your thinking or holds you back more than any other? Which fear would be number two? And so on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With regard to your predominant fear, write the answers to these three questions:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. How does this fear hold me back in life?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. How does this fear help me? How has it helped me in the past?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. What would be my payoff for eliminating this fear?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some years ago, I went through this exercise and concluded that my biggest fear was the fear of poverty. I was afraid of not having enough money, of being broke, perhaps even of being destitute. I knew that this fear had originated during my childhood because my parents, who grew up during tough times, had continually worried about money. My fear was reinforced when I was broke at various times during my 20s. I could objectively assess the origins of that fear, but it still had a strong hold on me. Even when I had sufficient money for all my needs, that fear was always there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My answer to the question, How does this fear hold me back in life?#8221; was that it caused me to be anxious about taking risks with money. It caused me to play it safe with regard to employment. And it caused me to choose security over opportunity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My answer to the second question, How does this fear help me?#8221; was that, in order to escape the fear of poverty, I tended to work much longer and harder. I was ambitious and determined. I took much more time to educate myself on the various ways that money could be invested. The fear of poverty was, in effect, driving me toward financial independence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I answered the third question, What would be my payoff for eliminating this fear?#8221; I immediately saw that I would be willing to take more risks, I would be more aggressive in pursuing my financial goals, I could and would start my own business, and I would not be so tense and concerned about spending too much or having too little. I would no longer be concerned about the price of everything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By objectively analyzing my biggest fear in this way, I was able to begin the process of eliminating it. You can begin the process of developing courage and eliminating fear by engaging in actions consistent with the behaviors of courage and self-confidence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The future belongs to the risk takers, not the security seekers. Life is perverse in the sense that the more you seek security, the less of it you have. But the more you seek opportunity, the more likely it is that you will achieve the security that you desire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first and perhaps most important kind of courage is the courage to begin, to launch, to step out in faith. This is the courage to try something new or different, to move out of your comfort zone, with no guarantee of success.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One way to get the courage to begin, from which everything else flows, is to plan and prepare thoroughly in advance. Set clear goals or objectives; then gather information. Read and research in your chosen field. Write out detailed plans of action, and take the first step.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The second kind of courage is the courage to endure, to persist, to stay at it once you have begun. Persistence is a form of courageous patience, and it is one of the rarest types of courage. Courageous patience is the ability to stand firm after you have taken action and before you get any feedback or results from your action. When you plan your work and work your plan through with persistence, even in the face of disappointment and unexpected setbacks, you will build and develop the quality of courage within you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The third type of courage is the courage to conquer worry a form of negative goal setting. When you worry, you are dwelling upon, talking about, and vividly imagining exactly what you dont want to happen. The great tragedy is that even if the situation you are worrying about does not materialize, your health and your emotions will suffer just the same. And the fact is that most of the things that people worry about never happen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The only real antidote to worry is purposeful action toward a predetermined goal or solution. When you get by doing something to resolve your problem, you will not have the time or the mental capacity to worry. And before you know it, your worrisome situation will have been resolved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The master of fear and the development of courage are essential prerequisites for a happy, successful life. With a commitment to acquire the habit of courage, you will eventually reach the point where your fears no longer play a major role in your decision making.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You will set big, challenging, exciting goals, and you will have the confidence of knowing that you can attain them. You will be able to face every situation with calmness and self-assurance, and the key is courage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;Author: Brian Tracy&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7505618281729496301?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7505618281729496301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7505618281729496301&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7505618281729496301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7505618281729496301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/11/courage-to-take-action.html' title='The Courage to Take Action'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5112782912580256574</id><published>2008-11-12T01:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T01:23:31.975-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>Success is a Just a Matter of Time!</title><content type='html'>Author: Ricardo Leal Posted: 12-11-2008 Wed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time is not on our side! As a matter of fact from the day we enter this world time is ticking against us. To put it another way, from the very first instance we fill our tiny little lungs with air, from that very first breath we take at birth; we are already dying! Its a grim perspective, but it is one that will improve the quality of your life, and really allow you to see how precious time really is. In essence, life is just time! So, my question is, How will you spend your time?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If we are to enjoy this life of ours, then we must have goals, we must want to achieve something, anything. This is a prerequisite for living, and an essential part of your life experience. Once you know what you want you can begin to plan how you will get it. Remember there is no time to think about excuses, only solutions. Success takes action. The word impossible must not live in your vocabulary. You dont have the luxury of procrastination. Today is here, if you wait until tomorrow you will be no closer to your goal; instead you will be closer to dying.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey, I know how this works. Right now there are about 20% of readers who will completely ignore this advice, call it stupid, make comments about how you should be positive and not think about the end of life! Blah blah blah blah! And then go and sit on the coach and watch their favourite soap. Enjoy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60% of readers will agree, life needs to be lived, enjoyed. These people understand that you have to try to get the most out of life. They will read it, think about a goal and probably even think about making it happen, but not really do anything about it! Life will be good, but setbacks and failure to truly succeed will always be blamed on external factors, and bad luck! Tick Tick Tick&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19% of readers will get it! They will begin to think about the future and how they would like to live it. They will right down their goals. They will generally be happier then the other 80% because they have purpose in life. They are doers and probably have already set and planned goals previously. They have a vision of the future and they want to do what they can so that it will become reality. They will succeed at reaching goals, and will enjoy the journey as much as the destination.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1% of readers will know how important time is. They value each and every minute of life. They set goals, they plan, they visualise the future, and they succeed! All because of a simple change of perspective. They are generally the type of people who also have great jobs, and loads of money, or they have a great family bond and true friends. Of course there are many other important factors to live an inspirational life. Love, laughter, compassion, passion; with these added in, you will live an extraordinary life!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So my question to you is How will you spend your time?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Life is either a daring adventure or nothing." Helen Keller&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5112782912580256574?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5112782912580256574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5112782912580256574&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5112782912580256574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5112782912580256574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/11/success-is-just-matter-of-time.html' title='Success is a Just a Matter of Time!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7795023938039924559</id><published>2008-10-24T10:53:00.000-07:00</published><updated>2008-11-18T22:01:44.145-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Choice is yours</title><content type='html'>Baru-baru ini saya mengenal seorang kawan, awalnya biasa saja, namun lama kelamaan kami menjadi sahabat karib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia jebolan dari "broken home", asal tahu saja ini bukan nama universitas. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kisah kepahitan yang saya dengar. Mulai dari keributan orang tua dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak, perasaan marah karena dikucilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu tidak nampak dalam kehidupan kesehariannya. Sahabatku ini nampak tegar, selalu ceria, percaya diri, mau merepotkan dirinya membantu kawan-kawannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang pernah dikatakannya, "adalah dalih, bila kita menyalahkan lingkungan, menyalahkan orang tua atau faktor-faktor diluar kita sebagai faktor yang menghancurkan kehidupan. Karena setiap orang itu bebas memilih, apakah kita akan menjadi hancur karena orang tua yang bercerai, atau kita akan menjadi mandiri dan membantu adik-adik kita bertumbuh"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi teringat dengan buku 7 habit, Be Proaktif, Not Reaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, ingin sukses, jangan berdalih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic;"&gt;origin story by : motivationalstory.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7795023938039924559?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7795023938039924559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7795023938039924559&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7795023938039924559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7795023938039924559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/10/choice-is-yours.html' title='Choice is yours'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8330612670409788008</id><published>2008-10-11T14:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T14:09:21.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Hati-hati gunakan mulutmu</title><content type='html'>Alkisah, pada suatu hari di kapal pesiar ada 3 orang kelasi. Pada saat membersihkan geladak kapal, tidak sengaja salah seorang dari mereka menemukan satu botol antik. Saat dibersihkan ternyata botol itu berisi jin lampu ajaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena telah dibebaskan, Jin itu mengijinkan masing-masing kelasi memohon satu permintaan, loncat dari kapal dan permohonan pasti dikabulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelasi 1, karena lelah dengan kemiskinan, sambil melompat dari kapal ia berteriak "Milyarder". Buzz.. tiba-tiba di bawah laut sudah ada kapal pesiar dan ia mendarat dengan selamat diatas kapal pesiarnya, dan menjadi milyarder lah ia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelasi 2, karena ia sangat mendambakan ketenaran, sambil melompat dari kapal ia berteriak "Bintang Film". Buzz, tiba-tiba, dia sudah berada diatas perahu boat yang sedang shooting film dilautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelasi 3, sambil memikirkan keinginannya, ia mulai lari dan saat akan melompat, tidak sengaja kakinya tersandung, dan terucaplah kata yang kurang senonoh, "Taik" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kisah diatas lucu, namun para pembaca, sadarkah Anda. Sering kali lidah kita begitu lincah mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya? Sering kali kita menjadi latah? Ucapan negatif dapat menjadi bumerang terhadap diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8330612670409788008?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8330612670409788008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8330612670409788008&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8330612670409788008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8330612670409788008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/10/hati-hati-gunakan-mulutmu.html' title='Hati-hati gunakan mulutmu'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1753569718446814298</id><published>2008-10-06T11:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T11:14:55.253-07:00</updated><title type='text'>Beli dulu nomornya, nak</title><content type='html'>Saat ngobrol-ngobrol dengan kawan lama, tiba-tiba kawan saya itu menceritakan suatu kisah humor, seperti berikut ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ada seorang pengangguran, masa depan suram, utangan di warung menumpuk. Suatu malam ia begitu lelah dengan kemiskinannya. Kemudian dia berdoa pada Tuhan. "Tuhan, tolonglah, saya sudah lelah dengan kemiskinan. Tuhan tolong supaya saya bisa menang nomor undian berhadiah SDSB , Amin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 hari berlalu, 2 hari, seminggu. Akhirnya dia tidak tahan lagi. Tidak ada perubahan. Mulailah ia menggerutu dalam doanya, "Tuhan kok jahat, kok saya gak dikasih kaya, kenapa saya gak menang nomor"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada suara dari langit, "Beli dulu nomornya, nak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, seringkali kita bertingkah seperti tokoh diatas. Kita cenderung menggerutu, kenapa tidak seperti ini, kenapa tidak seperti itu, maunya gampang, ingin cepat kaya tanpa mau melewati proses, ingin berubah tapi tidak mau mengalami proses. Ingin sukses tapi gak mau berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, beli dulu nomornya nak!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1753569718446814298?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1753569718446814298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1753569718446814298&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1753569718446814298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1753569718446814298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/10/beli-dulu-nomornya-nak.html' title='Beli dulu nomornya, nak'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-694371071911825462</id><published>2008-10-01T12:34:00.000-07:00</published><updated>2008-10-01T12:53:48.214-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kenapa mesti susah kalau bisa gampang?</title><content type='html'>Pada suatu hari Sherlock Holmes dan Dr. Watson pergi berkemah. Selagi berbaring di kantung tidur, sambil memperhatikan bintang-bintang di angkasa, Holmes berkata pada Watson. "Watson, sahabatku. Ketika kau melihat bintang di angkasa, apa yang ia ceritakan padamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Watson memandang langit, sambil berpikir sesaat, akhirnya ia menjawab, "Begini, dari sudut pandang meteorologi, berarti langit cerah, tidak berawan, menandakan kita bisa melewati malam ini tanpa gangguan hujan. Tidak terdapat kabut disekitar kita, berarti esok hari akan cerah juga. Memang tiupan angin cukup kuat, namun langit tidak menunjukkan akan adanya cuaca buruk esok hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari sudut pandang kelautan, bintang-bintang ini membentuk formasi yang dapat membantu navigasi. Membantu para penjelajah untuk menaklukan sisi yang paling gelap dan menakutkan yang belum pernah di kunjungi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari sudut pandang astronomi, bintang-bintang bercerita tentang jutaan triliun dunia di luar sana yang tak akan pernah kita kenal. Galaksi demi galaksi terbentang ribuan bahkan jutaan tahun cahaya jauhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara spiritual, langit berbintang memberitahuku, bahwa ada pencipta agung diluar sana. Dengan memandangi bintang, mengangkat semangat spiritual ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari sudut pandang pribadi, mereka membuatku menjadi merasa kecil dan kurang penting. Aku merasa seperti bintik kecil di tengah luasnya alam semesta. Aku menjadi merasa rendah hati dan menghilangkan pikiran-pikiran sombong"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa saat Watson terus berbicara. Akhirnya, di ujung monolognya itu, sambil memiringkan badannya mengalihkan pandangannya dari bintang pada Sherlock, ia bertanya, "Lalu, ketika kau menatap bintang, apa yang dikatakannya padamu, holmes?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holmes menyedot pipanya dalam-dalam, berhenti sejenak untuk mengepulkan bulatan asap, dan menjawab, "Mudah saja, Watson sahabatku. Saat aku memandangi bintang dilangit, aku tahu bahwa seseorang telah mencuri tenda kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kali kita menjadi Watson, terlalu banyak menganalisa, terlalu filosofis, membuat kehilangan sisi praktis dalam kehidupan kita. Terlalu berbelit-belit, hingga point penting tidak tersampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita diatas juga mengingatkan kita, agar dapat melihat titik permasalahan (root cause) dalam setiap problema. Dengan melihat titik permasalah yang tepat, akan mudah atau lebih mudah dalam kita menyelesaikan permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, pembaca yang budiman. Hidup ini sudah cukup rumit dengan segala permasalahannya yang ada. Janganlah tambah kerumitan tersebut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses Selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-694371071911825462?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/694371071911825462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=694371071911825462&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/694371071911825462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/694371071911825462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/10/kenapa-mesti-susah-kalau-bisa-gampang.html' title='Kenapa mesti susah kalau bisa gampang?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2181072170228236986</id><published>2008-09-28T15:55:00.000-07:00</published><updated>2008-11-18T22:03:44.082-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengembangan Diri'/><title type='text'>Sukses = Banyak Uang?</title><content type='html'>Doddy, yang dahulu sederhana sekarang telah berubah banyak. Bisnis kayu yang ditekuninya telah membuat ia kaya raya. Ia telah menikahi Ellen, putri impian setiap lelaki, gadis yang cantik, mandiri dan gigih. Rumah impian sudah menanti, mobil mewah akan selalu memanjakannya saat berjalan-jalan. Sebutkan nama negara, hmm... doddy dan istrinya sudah kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pundi-pundi uangnya makin penuh, membuat doddy yang dahulu sederhana, bersumpah setia, sehidup semati dengan Ellen, mulai ingkar. "Ah.. aku kan punya uang. Dengan uang ini, aku akan memanjakan diriku dengan lebih banyak teman-teman wanita." pikir Doddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doddy mulai bermain api, mencari-cari akal, dan selalu memanfaatkan kesempatan untuk berselingkuh. "Ah.. ini kan era globalisasi, sudah menjadi trend kalau bos muda punya banyak teman wanita." Kilah Doddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin penggalan cerita diatas seperti cerita sinetron. Namun bila kita tilik ke dunia nyata. Yah.. itu memang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pendapat Anda tentang Doddy? Bila Anda yang menjadi sosok Doddy tentu akan menjawab, "sah-sah saja koq, aku punya uang, aku punya power. Lu jual gue beli... " (wow!!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan kalau sosok Doddy itu Ayah Anda, apa pendapat Anda? Hmm.. silakan direnungkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bila sosok Doddy itu suami Anda? Yah.. mungkin perceraian sudah sulit dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Doddy sukses? Ya.. Doddy sukses secara finansial. Apakah Doddy sukses dalam kehidupan pernikahannya? Mungkin pertanyaan ini akan menjadi polemik diantara para pembaca yang budiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penggalan cerita diatas, kita dapat mengambil hikmah. Bila secara mentalitas dan rohani kita belum siap, begitu kesuksesan secara finansial diberikan kepada kita, ujung-ujungnya menghancurkan kesuksesan kita di bidang kehidupan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah setia pada hal yang kecil, saat kita menerima yang besar, niscaya kita sanggup memikul tanggung jawabnya. Kesuksesan tidak hanya banyak uang. Kesuksesan idaman setiap orang adalah, kesuksesan yang holistik. Baik itu finansial, hubungan sosial, status, pernikahan dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses Selalu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;origin story by : motivationalstory.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2181072170228236986?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2181072170228236986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2181072170228236986&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2181072170228236986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2181072170228236986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/09/sukses-banyak-uang.html' title='Sukses = Banyak Uang?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3942942019149108717</id><published>2008-09-15T20:32:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T21:15:59.237-07:00</updated><title type='text'>Ini seharusnya tidak boleh terjadi</title><content type='html'>Baru-baru ini saya mengadakan sebuah konferensi di kota tempat saya tinggal. Bila Anda pernah menyiapkan hal seperti ini, tentu Anda akan menghayati, tantangan yang berat dan melelahkan. Semakin berat tekanan yang kita bebankan pada diri sendiri agar semuanya berjalan dengan sempurna, semakin tinggi keteganggan yang kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teman menganggap saya adalah seorang petualang. Ya, saya suka bertualang. Mencoba hal baru, bertemu orang baru, belajar budaya baru, dan tentu saja mencicipi makanan khas yang baru di lidah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saya bukanlah seorang petualang tanpa persiapan. Semuanya sudah saya persiapkan. Mulai dari obat-obatan, budaya daerah yang akan dikunjungi dan situasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga saat saya mempersiapkan konferensi ini. Selama satu atau dua tahun saya berkutat dengan ide konferensi ini hingga saya rasa beres semuanya. Saya mendekati calon pembicara utama dan memastikan kehadiran mereka di konferensi. Saya memesan lokasi konferensi dan menu makanan berbulan-bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari sebelum pertemuan, saya beserta sekretaris mengunjungi lokasi acara untuk memastikan segala sesuatunya telah sesuai. Akan tetapi, yg kami temukan adalah bencana. Bersama-sama kami menghabiskan beberapa jam untuk menyiapkan ruangan baru dan menata ulang. Saya berpikir, ini &lt;strong&gt;seharusnya tidak boleh terjadi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai, saya kembali dirumah, dan kembali bencana. Pembicara utama membatalkan kehadirannya di konferensi kami. Ada kerabatnya yang meninggal dunia. Yah.. saya tidak bisa menyalahkan beliau, bahkah saya berempati atas kemalangan yang dialaminya. Namun, saya tetap berpikir, ini &lt;strong&gt;seharusnya tidak boleh terjadi&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari H, pembicara yang lain menyatakan tidak nyaman dengan kursi kaku untuk demonstrasinya, dia hanya bisa bekerja dengan baik bila menggunakan sofa. Jujur, dalam hati saya mengumpat. Dia tahu apa yang dia butuhkan, tetapi kenapa tidak bilang dari awal. Saya kan bisa mempersiapkan terlebih dahulu. Sekali lagi, berkelabat dalam pikiran saya, ini &lt;strong&gt;seharusnya tidak boleh terjadi&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya konferensi ini selesai juga dengan sukses, walaupun begitu banyak insiden yang seharusnya tidak boleh terjadi. Saat saya kembali kerumah, saya mampir untuk segelas kopi hangat. Di sebuah toko terdapat papan tulis dengan tulisan yang seolah-olah ditujukan pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;"Hidup ini bukanlah 'Seharusnya....' Hidup adalah kenyataan yang ada."&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Semoga cerita ini dapat membantu kita untuk lebih toleran terhadap keinginan orang lain, mengobati luka kecewa karena harapan kita untuk sempurna tidak tercapai. Banyak kejadian yang tidak terduga, namun bila sudah terjadi, mengumpat atau marah pada dunia dan mengatakan bahwa ini &lt;strong&gt;seharusnya tidak terjadi&lt;/strong&gt;, tidak akan menyelesaikan masalah.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;by George W Burns&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3942942019149108717?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3942942019149108717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3942942019149108717&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3942942019149108717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3942942019149108717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/09/ini-seharusnya-tidak-boleh-terjadi.html' title='Ini seharusnya tidak boleh terjadi'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3213140041979574297</id><published>2008-09-01T12:52:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T12:56:12.933-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Monster dalam hidupmu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SLxIyT8KOWI/AAAAAAAAApg/R6912a0qJeU/s1600-h/pocket-monster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SLxIyT8KOWI/AAAAAAAAApg/R6912a0qJeU/s320/pocket-monster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241144095535675746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah ada seorang pemuda, ia adalah pembasmi monster. Untuk melindungi rakyatnya, ia berangkat memburu dan membasmi monster.&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, ia bertemu monster kelaparan. Dibidiknya monster itu dengan panahnya, sambil berteriak "Matilah kau monster! Kau telah membuat rakyatkut kelaparan. Kubunuh kau agar rakyatku bebas dari kelaparan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monster tersebut menatap pemuda tersebut dan berkata, "Kuakui aku menyebabkan rakyat kelaparan, tetapi coba kau pikirkan manfaat yang telah kuberikan. Tanpa rasa lapar, mereka akan menganggur dan mati perlahan. Kuberi mereka semangat untuk mencari makan dan bertahan hidup. Daripada membunuhku, kenapa kau tidak mempelajari bagaimana agar aku dapat menjadikan seseorang tetap sehat, tidak kelaparan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda tersebut terdiam dan meresapi kata-kata monster. Ada kebenaran dalam kata-katanya. Maka diapun mengampuni monster tersebut dan menjadikannya teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pemuda itu melanjutkan perjalanan memburu monster. Ditengah perjalanan ia bertemu monster dingin. Nah, ini dia monster yang harus dimusnahkan. Ia menyebabkan banjir, rakyat menjadi susah. Saat akan dibunuh, monster itu berkata "Ya, aku menurunkan hujan, menyebabkan banjir, banyak rakyat mati karenanya. Tetapi, tanpa hujan, rakyat mu akan mati kehausan, pertanian tidak akan berjalan. Dan pada akhirnya penduduk akan mati juga. Dari pada membunuhku, kenapa engkau tidak mempelajari bagaimana memanfaatkan kekuatanku ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pemuda itu melihat kebenaran dari kata-kata monster ini. Akhirnya ia urung membunuh dan menjadikan monster ini sahabatnya. Kemudian ia melanjutkan perjalanannya kembali untuk memburu monster lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah perjalanan, akhirnya ia menemukan monster yang benar-benar tidak berguna. Monster penderitaan. Maka dibidiknya monster tersebut. Kembali monster itu berkata, "Ya.. aku menyebabkan penderitaan pada rakyat mu. Kau pikir mereka akan lebih baik tanpa penderitaan, coba pikirkan, karena penderitaan, mereka berkembang menjadi dewasa dan belajar. Apakah kau ingat, saat kecil ketika tangan mu terkena api, kau menderita sakit, darisana kau belajar bahwa api dapat membakar. Semenjak itu kau berhati-hati terhadap api. Dengan adanya penderitaan, manusia belajar untuk menghadapinya dan mengambil hikmahnya. Suka tidak suka, kau membutuhkanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi pemuda itu merasakan kebenaran dalam ucapan monster itu. Akhirnya pemuda ini mengubah misinya. Daripada membunuh monster itu, ia mulai menggali dan mempelajari bagaimana memanfaatkan monster ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan, sering kali kita menghadapi berbagai macam monster. Baik itu situasi, atau masa lalu yang menghantui kehidupan kita. Yang menjadi masalah adalah bukan monster tersebut, tetapi bagaimana kita menghadapinya, bagaimana kita mengatasinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3213140041979574297?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3213140041979574297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3213140041979574297&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3213140041979574297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3213140041979574297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/09/monster-dalam-hidupmu.html' title='Monster dalam hidupmu'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SLxIyT8KOWI/AAAAAAAAApg/R6912a0qJeU/s72-c/pocket-monster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1270963824147691988</id><published>2008-08-29T11:40:00.001-07:00</published><updated>2008-08-29T11:40:56.516-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kembalikan rasa berdaya Anda</title><content type='html'>Jeff adalah ahli terapi Joe. "Anda merasa lemah," begitu katanya. "Anda kehilangan semangat. Yang Anda perlukan adalah menemukan kembali rasa berdaya Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pete adalah sahabat Joe. Mungkin Pete memikirkan hal yang sama, tetapi berbeda dalam mengungkapkannya pada Joe.&lt;br /&gt;Baru kali ini Joe merasa berada dalam posisi terbawah dalam seumur hidupnya. Dia terlalu bekerja keras, hingga sampai suatu saat, sang istri menggugat cerai. Ia kehilangan keluarga, puterinya dan kebahagiaanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeff sebagai ahli terapi berusaha mengembalikan Joe. Pete sang sahabat juga berusaha membantu Joe recover. Tetapi Joe tetap terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat, Jeff mengatakan, "Rasa tidak berdaya ini disebabkan oleh wanita, karena saya menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan ahli terapi wanita." Joe merasa tertolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu saat Joe melakukan aksi percobaan bunuh diri, 1 hal yang menggagalkannya, puterinya. Ingatan akan puterinya membuat aksi bunuh diri berakhir di kursi roda. Yah.. masih untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, suatu saat Joe menerima ajakan Pete untuk pergi ke Nepal. Melakukan pendakian.&lt;br /&gt;Singkat cerita, mereka berangkat ke Nepal dan memulai pendakian. Namun ditengah pendakian, Pete sakit, dan harus kembali untuk mendapat perawatan yang lebih. Sekali lagi Joe merasa ditolak. Bahkan sahabatnya pun sekarang meninggalkannya. Marah dan sakit rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan Joe, adalah ikut kembali bersama Jeff yang berarti sia-sia rencana pendakian. Sia-sia semua biaya yang telah dikeluarkan. Atau dia meneruskan sendirian. Dan ia memilih yang kedua. Perjalanan ini tidak mudah, banyak tantangan yang sulit namun berhasil ia taklukan. Dan pada akhirnya ia berhasil mendaki salah satu gunung tertinggi di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan lain dalam dirinya. Dia merasa lebih kuat. Rasa percaya dirinya kembali. Selama ini ia berpikir ia tidak mampu melakukannya sendiri, namun ternyata ia mampu. Joe mendapati bahwa musibah bisa jadi menyimpan hikmah yang tiada terkira.Dari kerugian kita bisa mendapatkan keuntungan. Pengetahuan bisa membantu, tetapi pengalaman menemukan kekuatan jiwa dan kemampuan dirilah yang menyebabkan kita merasa berdaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1270963824147691988?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1270963824147691988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1270963824147691988&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1270963824147691988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1270963824147691988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/08/kembalikan-rasa-berdaya-anda.html' title='Kembalikan rasa berdaya Anda'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8688631724017017730</id><published>2008-08-15T17:49:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T01:18:59.857-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivational image'/><title type='text'>Motivation Gallery</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.vitshow.com/image/62643_Motivation-1.html?uid=77"&gt;&lt;img src="http://www.vitshow.com/upimages/t_2358_62643.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.vitshow.com/image/62658_Motivation-1.html?uid=77"&gt;&lt;img src="http://www.vitshow.com/upimages/t_2358_62658.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.vitshow.com/image/62662_Motivation-1.html?uid=77"&gt;&lt;img src="http://www.vitshow.com/upimages/t_2358_62662.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.vitshow.com/image/62663_Motivation-1.html?uid=77"&gt;&lt;img src="http://www.vitshow.com/upimages/t_2358_62663.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.vitshow.com/image/62664_Motivation-1.html?uid=77"&gt;&lt;img src="http://www.vitshow.com/upimages/t_2358_62664.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8688631724017017730?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8688631724017017730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8688631724017017730&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8688631724017017730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8688631724017017730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/08/motivation-gallery.html' title='Motivation Gallery'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8103435127672077459</id><published>2008-08-15T00:55:00.000-07:00</published><updated>2008-08-15T00:55:00.450-07:00</updated><title type='text'>A Dollar and Some Ambition</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPltLVFpxI/AAAAAAAAAnA/u2lBt5K6qOw/s1600-h/ambition.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPltLVFpxI/AAAAAAAAAnA/u2lBt5K6qOw/s320/ambition.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234279756232763154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Each of us has two distinct choices to make about what we will do with our lives. The first choice we can make is to be less than we have the capacity to be. To earn less. To have less. To read less and think less. To try less and discipline ourselves less. These are the choices that lead to an empty life. These are the choices that, once made, lead to a life of constant apprehension instead of a life of wondrous anticipation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And the second choice? To do it all! To become all that we can possibly be. To read every book that we possibly can. To earn as much as we possibly can. To give and share as much as we possibly can. To strive and produce and accomplish as much as we possibly can. All of us have the choice. To do or not to do. To be or not to be. To be all or to be less or to be nothing at all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Like the tree, it would be a worthy challenge for us all to stretch upward and outward to the full measure of our capabilities. Why not do all that we can, every moment that we can, the best that we can, for as long as we can?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Our ultimate life objective should be to create as much as our talent and ability and desire will permit. To settle for doing less than we could do is to fail in this worthiest of undertakings. esults are the best measurement of human progress. Not conversation. Not explanation. Not justification. Results! And if our results are less than our potential suggests that they should be, then we must strive to become more today than we were the day before.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest rewards are always reserved for those who bring great value to themselves and the world around them as a result of who and what they have become.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by Jim Rohn&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8103435127672077459?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8103435127672077459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8103435127672077459&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8103435127672077459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8103435127672077459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/08/dollar-and-some-ambition.html' title='A Dollar and Some Ambition'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPltLVFpxI/AAAAAAAAAnA/u2lBt5K6qOw/s72-c/ambition.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-586482886776170330</id><published>2008-08-14T00:43:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T00:48:24.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>Change Begins With Choice</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPjG5__0yI/AAAAAAAAAm4/zcTati0kB3k/s1600-h/choice.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPjG5__0yI/AAAAAAAAAm4/zcTati0kB3k/s320/choice.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234276899722613538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Any day we wish; we can discipline ourselves to change it all. Any day we wish; we can open the book that will open our mind to new knowledge. Any day we wish; we can start a new activity. Any day we wish; we can start the process of life change. We can do it immediately, or next week, or next month, or next year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We can also do nothing. We can pretend rather than perform. And if the idea of having to change ourselves makes us uncomfortable, we can remain as we are. We can choose rest over labor, entertainment over education, delusion over truth, and doubt over confidence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The choices are ours to make. But while we curse the effect, we continue to nourish the cause. As Shakespeare uniquely observed, "The fault is not in the stars, but in ourselves." We created our circumstances by our past choices. We have both the ability and the responsibility to make better choices beginning today. Those who are in search of the good life do not need more answers or more time to think things over to reach better conclusions. They need the truth. They need the whole truth. And they need nothing but the truth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We cannot allow our errors in judgment, repeated every day, to lead us down the wrong path. We must keep coming back to those basics that make the biggest difference in how our life works out. And then we must make the very choices that will bring life, happiness and joy into our daily lives. And if I may be so bold to offer my last piece of advice for someone seeking and needing to make changes in their life - If you don't like how things are, change it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're not a tree. You have the ability to totally transform every area in your life - and it all begins with your very own power of choice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by Jim Rohn&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-586482886776170330?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/586482886776170330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=586482886776170330&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/586482886776170330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/586482886776170330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/08/change-begins-with-choice.html' title='Change Begins With Choice'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SKPjG5__0yI/AAAAAAAAAm4/zcTati0kB3k/s72-c/choice.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2049966788265254669</id><published>2008-07-30T23:30:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T23:31:18.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivational image'/><title type='text'>Intermezo - Image - Never Give Up</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.shareapic.net/content.php?id=10109032&amp;amp;owner=spartan" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.shareapic.net/preview3/010109032.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2049966788265254669?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2049966788265254669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2049966788265254669&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2049966788265254669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2049966788265254669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/07/intermezo-image-never-give-up.html' title='Intermezo - Image - Never Give Up'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-675756347200862411</id><published>2008-07-21T05:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T05:35:00.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>7 Steps to Discovering Your Passion</title><content type='html'>Even before the first tip, you simply must get out a notebook, journal, piece of paper, napkin...SOMETHING to write on to save your discoveries! These tips will only help if you pursue them, so please either take a moment to find writing tools NOW or print this out and promise yourself to complete this exercise later. It may take you some thinking time to get it done......and now....here are your tips.....&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Find Your Joy Factor Look at the whole of your life history. When did you experience the most sustained period of Joy? What were you doing then? Where were you? Who were you with? How did it feel?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;What Are Your 3 Most Favorite things to do? If you had a free day with NO commitments, where would you be found? What would you be doing with whom?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;In what area do you excel? (NO MODESTY ALLOWED HERE!)Truly, what are you complimented on a lot? This could be ANYTHING.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;What do you most want to be remembered for? If you were designing your epitaph, what would you want it to say? (NOT what your Mom wants, or your SPOUSE wants or your third cousin twice removed, but what do YOU want your headstone to say?)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;If you had a magic wand, what would you change about your life TODAY? How would it look compared to how it looks now? Which aspects of your life ARE changeable, both short term and long term?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;How does your Joy factor overlap with your favorite things and the areas in which you excel? Do the areas in which you excel bring YOU joy, or are they really for someone else.....do you see which are obvious matches, and which do not fit? Those that overlap, that bring YOU the most Joy, are most likely the things that would bring you into Passionate Living.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;What is the first even teeny tiny step you can take to living out your Passion as you have defined in #6? Take some time to really think this one through... concentrate and focus, and then you will be able to start the next step...BUILDING YOUR ROADMAP.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;By Julie Jordan Scott&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;5passions.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-675756347200862411?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/675756347200862411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=675756347200862411&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/675756347200862411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/675756347200862411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/07/7-steps-to-discovering-your-passion.html' title='7 Steps to Discovering Your Passion'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6746627547315304803</id><published>2008-07-20T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-20T05:34:24.149-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>Top 7 Questions to Ask as You Start Each Day</title><content type='html'>Living with purpose and passion is based upon decision. You may choose to live day after day, one after another, in a completely ordinary existence. OR you can choose to greet each day with a possibility mindset. A purposeful mindset. A Passionate mindset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begin each day with these questions and be amazed.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Why is it important for me to engage myself in my work passionately and purposefully each day?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;How will I choose to allow my attitude effect how I address stressful situations at work today? How can I be more affective and proactive in regards to stress and attitude?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;When am I most likely too react with the most passion and purpose today? Meeting with clients? Working on my computer? Following up on a lead? Take note of what makes your passion come alive, so you can use it to better your work performance.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Where within the organization am I best able to express my passion and purpose? Is it working with my peers? My supervisors? Clients? Interdepartmentally? Where physically do I perform the most purposefully?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;With whom do I need to spend time in order to maintain balance as I pursue my passion and purpose? Within the organization, who best supports me?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;What choices will I make today that align my purpose and passion with the tasks at hand at work?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Who am I called to be today as an expression of my passion for living?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(192, 192, 192); font-weight: bold;"&gt;By Julie Jordan Scott&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(192, 192, 192); font-weight: bold;"&gt;5passions.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6746627547315304803?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6746627547315304803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6746627547315304803&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6746627547315304803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6746627547315304803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/07/top-7-questions-to-ask-as-you-start.html' title='Top 7 Questions to Ask as You Start Each Day'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7603174542497331891</id><published>2008-07-10T05:20:00.000-07:00</published><updated>2008-07-10T05:20:00.258-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Believe</title><content type='html'>Believe, alias percaya. Bukan hal yang gampang. Apakah Anda mempercayai pasangan Anda? Apakah Anda mempercayai bawahan Anda? Apakah Anda mempercayai Downline Anda? Partner kerja Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau Anda cenderung meremehkan kemampuan seseorang karena menilai segi fisik, segi keuangan atau status sosial atau ras? Kecenderungan yang sangat merugikan. Saat Anda meragukan atau tidak mempercayai, segala kesempatan positif akan hilang begitu saja. Kesempatan seseorang untuk berkembang bersama Anda atau bahkan sebaliknya kesempatan Anda untuk berkembang dengan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertemplak saat menonton film komedi kartun. Saya yakin, pembaca sudah menontonya. Kungfu Panda. Yah.. Panda gemuk penjual mie yang lucu. Saat adegan Shifu kebingungan dan tidak percaya, karena pendekar naga selanjutnya adalah Po, si panda gemuk, tidak bisa berkungfu. Shifu diingatkan oleh Oogway untuk percaya, bahwa Po  memiliki potensi itu dan dia adalah pendekar naga selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, saat Shifu mulai berusaha untuk percaya akan kemampuan Po, dia menemukan, dengan metoda yang tepat Po dapat dilatih berkungfu. Tentu Anda masih mengingat adegan dimana Po dengan mudahnya memanjat keatas rak dimana Monkey menyembunyikan makanan.Singkat cerita, akhirnya Po berjasa menyelamatkan desa dari serangan Tai Lung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu juga terjadi dalam kehidupan nyata kita, mulailah untuk mempercayai bahwa bawahan Anda mampu, bahwa Downline Anda mampu, bahwa pasangan kita mampu. Saat itu kita akan menemukan metoda yang tepat untuk membimbing mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7603174542497331891?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7603174542497331891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7603174542497331891&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7603174542497331891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7603174542497331891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/07/believe.html' title='Believe'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-505493571299603476</id><published>2008-07-09T05:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-09T05:20:26.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Beraksi</title><content type='html'>Apa yang Anda pikirkan saat melihat gelas yang terisi setengah? Apakah setengah isi atau setengah kosong? Banyak yang bilang bila kita memandang bila melihatnya sebagai gelash yang kosong setengah, berarti kita terlalu memandang kehidupan ini dari hal-hal yang sulitnya saja. Alias agak-agak pesimis. Sedangkan bila orang yang memandang sebagai terisi setengah, berarti orang itu cenderung optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak salah, namun kembali lagi, berpikir positif itu perlu, paradigma yang tepat itu perlu. Tetapi satu hal yang sangat penting. ACTION. Ok, kita berpikir positif, kita telah mendapatkan klik dengan paradigma yang tepat. Tetapi kita bermalas-malasan, tidak bertindak. Uh... dijamin dech... gak bakalan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita coba lanjutkan. Bila orang yang memandang gelasnya masih terisi setengah. Kemudian dia cenderung untuk bermalas-malasan. Tidak membuat gelasnya penuh. Hmm... saya kira, orang yang berada di golongan optimis ini tidak akan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila, orang yang memandang gelasnya kosong setengah, kemudian dia melakukan tindakan. Mengisi gelasnya menjadi penuh. Yah..dia telah bertindak, berupaya, entah itu gagal atau berhasil, tetapi dia telah mencoba. Niscaya dia akan menjadi orang yang sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang budiman, take action! Sukses selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-505493571299603476?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/505493571299603476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=505493571299603476&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/505493571299603476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/505493571299603476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/07/beraksi.html' title='Beraksi'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7174937005383097361</id><published>2008-06-30T06:27:00.000-07:00</published><updated>2008-06-30T06:27:00.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Pematung Raja</title><content type='html'>Suatu ketika, hiduplah seorang pematung. Pematung ini, bekerja pada seorang raja yang masyhur dengan tanah kekuasaannya. Wilayah pemerintahannya sangatlah luas. Hal itu membuat siapapun yang mengenalnya, menaruh hormat pada raja ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pematung, sudah lama sekali bekerja pada raja ini. Tugasnya adalah membuat patung-patung yang diletakkan menghiasi taman-taman istana. Pahatannya indah, karena itulah, ia menjadi kepercayaan raja itu sejak lama. Ada banyak raja-raja sahabat yang mengagumi keindahan pahatannya saat mengunjungi taman istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sang raja mempunyai rencana besar. Baginda ingin membuat patung dari seluruh keluarga dan pembantu-pembantu terbaiknya. Jumlahnya cukup banyak, ada 100 buah. Patung-patung keluarga raja akan di letakkan di tengah taman istana, sementara patung prajurit dan pembantunya akan di letakkan di sekeliling taman. Baginda ingin, patung prajurit itu tampak sedang melindungi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pematung pun mulai bekerja keras, siang dan malam. Beberapa bulan kemudian, tugas itu hampir selesai. Sang Raja kemudian datang memeriksa tugas yang di perintahkannya. “Bagus. Bagus sekali, ujar sang Raja. “Sebelum aku lupa, buatlah juga patung dirimu sendiri, untuk melengkapi monumen ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perintah itu, pematung ini pun mulai bekerja kembali. Setelah beberapa lama, ia pun selesai membuat patung dirinya sendiri. Namun sayang, pahatannya tak halus. Sisi-sisinya pun kasar tampak tak dipoles dengan rapi. Ia berpikir, untuk apa membuat patung yang bagus, kalau hanya untuk di letakkan di luar taman. “Patung itu akan lebih sering terkena hujan dan panas,” ucapnya dalam hati, pasti, akan cepat rusak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang dimintapun telah usai. Sang raja kembali datang, untuk melihat pekerjaan pematung. Ia pun puas. Namun, ada satu hal kecil yang menarik perhatiannya. “Mengapa patung dirimu tak sehalus patung diriku? Padahal, aku ingin sekali meletakkan patung dirimu di dekat patungku. Kalau ini yang terjadi, tentu aku akan membatalkannya, dan menempatkan mu bersama patung prajurit yang lain di depan sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesal dengan perrbuatannya, sang pematung hanya bisa pasrah. Patung dirinya, hanya bisa hadir di depan, terkena panas dan hujan, seperti harapan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca sekalian, kita adalah ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya. Apa yang dari Tuhan, selalu terbaik. Kembali ke diri kita, apakah kita menghargai diri kita? Apakah kita seperti pematung yang begitu memandang nilai diri begitu rendah? Kisah ini bukan hendak mengajarkan diri Anda menjadi besar kepala, tetapi, tahu menilai diri, jujur dalam menilai diri. Dan siap melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hal yang terbaik. Jangan pasrah ditengah jalan, Do the Best to the Last.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;source: resensi.net&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7174937005383097361?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7174937005383097361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7174937005383097361&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7174937005383097361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7174937005383097361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/06/pematung-raja.html' title='Pematung Raja'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2366385802657874531</id><published>2008-06-28T06:18:00.000-07:00</published><updated>2008-06-28T06:18:00.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Pengrajin Emas dan Pengrajin Kuningan</title><content type='html'>Di sebuah negeri, hiduplah dua orang pengrajin yang tinggal bersebelahan.&lt;br /&gt;Seorang diantaranya, adalah pengrajin emas, sedang yang lainnya pengrajin&lt;br /&gt;kuningan. Keduanya telah lama menjalani pekerjaan ini, sebab, ini adalah&lt;br /&gt;pekerjaan yang diwariskan secara turun-temurun. Telah banyak pula barang yang&lt;br /&gt;dihasilkan dari pekerjaan ini. Cincin, kalung, gelang, dan untaian rantai&lt;br /&gt;penghias, adalah beberapa dari hasil kerajinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap akhir bulan, mereka membawa hasil pekerjaan ke kota. Hari pasar, demikian&lt;br /&gt;mereka biasa menyebut hari itu. Mereka akan berdagang barang-barang logam itu,&lt;br /&gt;sekaligus membeli barang-barang keperluan lain selama sebulan. Beruntunglah,&lt;br /&gt;pekan depan, akan ada tetamu agung yang datang mengunjungi kota, dan bermaksud&lt;br /&gt;memborong barang-barang yang ada disana. Kabar ini tentu membuat mereka senang.&lt;br /&gt;Tentu, berita ini akan membuat semua pedagang membuat lebih banyak barang yang&lt;br /&gt;akan dijajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang-malam, terdengar suara logam yang ditempa. Setiap dentingnya, layaknya&lt;br /&gt;nafas hidup bagi mereka. Tungku-tungku api, seakan tak pernah padam. Kayu bakar&lt;br /&gt;yang tampak membara, seakan menjadi penyulut semangat keduanya. Percik-percik&lt;br /&gt;api yang timbul tak pernah di hiraukan mereka. Keduanya sibuk dengan pekerjaan&lt;br /&gt;masing-masing. Sudah puluhan cincin, kalung, dan untaian rantai penghias yang&lt;br /&gt;siap dijual. Hari pasar makin dekat. Dan lusa, adalah waktu yang tepat untuk&lt;br /&gt;berangkat ke kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah tiba, dan keduanya pun sampai di kota. Hamparan terpal telah&lt;br /&gt;digelar, tanda barang dagangan siap dijajakan. Keduanya pun berjejer&lt;br /&gt;berdampingan. Tampaklah, barang-barang logam yang telah dihasilkan. Namun, ah&lt;br /&gt;sayang, ada kontras yang mencolok diantara keduanya. Walaupun terbuat dari logam&lt;br /&gt;mulia, barang-barang yang dibuat oleh pengrajin emas tampak kusam. Warnanya tak&lt;br /&gt;berkilau. Ulir-ulirnya kasar, dengan pokok-pokok simpul rantai yang tak rapi.&lt;br /&gt;Seakan, sang pembuatnya adalah seorang yang tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, biar saja,” demikian ucapan yang terlontar saat pengrajin kuningan&lt;br /&gt;menanyakan kenapa perhiasaannya kawannya itu tampak kusam. “Setiap orang akan&lt;br /&gt;memilih daganganku, sebab, emas selalu lebih baik dari kuningan,” ujar pengrajin&lt;br /&gt;emas lagi, “Apalah artinya loyang buatanmu dibanding logam mulia yang kupunya,&lt;br /&gt;aku akan membawa uang lebih banyak darimu.” Pengrajin kuningan, hanya tersenyum.&lt;br /&gt;Ketekunannya mengasah logam, membuat semuanya tampak lebih bersinar.&lt;br /&gt;Ulir-ulirnya halus. Lekuk-lekuk cincin dan gelang buatannya terlihat seperli&lt;br /&gt;lingkaran yang tak putus. Liku-liku rantai penghiasnya pun lebih sedap di&lt;br /&gt;pandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan, memang sesuatu yang mahal. Hampir semua orang yang lewat, tak menaruh&lt;br /&gt;perhatian kepada pengrajin emas. Mereka lebih suka mendatangi, dan&lt;br /&gt;melihat-melihat cincin dan kalung kuningan. Begitupun tetamu agung yang berkenan&lt;br /&gt;datang. Mereka pun lebih menyukai benda-benda kuningan itu dibandingkan dengan&lt;br /&gt;logam mulia. Sebab, emas itu tidaklah cukup mereka tertarik, dan mau membelinya.&lt;br /&gt;Sekali lagi, terpampang kekontrasan di hari pasar itu. Pengrajin emas yang&lt;br /&gt;tertegun diam, dan pengrajin kuningan yang tersenyum senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah usai, dan para tetamu telah kembali pulang. Kedua pengrajin itu&lt;br /&gt;pun telah selesai membereskan dagangan. Dan agaknya, keduanya mendapat pelajaran&lt;br /&gt;dari apa yang telah mereka lakukan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan yang bagus bila dikerjakan asal-asalan, menghasilkan hal yang tidak bagus. Bahan kurang bagus, bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh, akan menghasilkan sesuatu yang bagus. Proses. Segala sesuatu harus mengalami proses. Bila Anda memiliki prilaku yang kurang positif, jangan cepat putus-asa, proses dalam memperbaiki diri, mengembangkan diri menjadi lebih baik memerlukan ketekunan. Bila Anda tekun terus, maka pribadi Anda akan berkembang menjadi dewasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2366385802657874531?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2366385802657874531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2366385802657874531&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2366385802657874531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2366385802657874531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/06/pengrajin-emas-dan-pengrajin-kuningan.html' title='Pengrajin Emas dan Pengrajin Kuningan'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5480455767536361471</id><published>2008-06-27T06:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T06:05:11.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Batu Rubi yang Retak</title><content type='html'>Alkisah, di sebuah kerajaan, raja memiliki sebuah batu rubi yang sangat indah. Raja sangat menyayangi, mengaguminya, dan berpuas hati karena merasa memiliki sesuatu yang indah dan berharga. Saat permaisuri akan melangsungkan ulang tahunnya, raja ingin memberikan hadiah batu rubi itu kepada istri tercintanya. Tetapi saat batu itu dikeluarkan dari tempat penyimpanan, terjadi kecelakaan sehingga batu itu terjatuh dan tergores retak cukup dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja sangat kecewa dan bersedih. Dipanggillah para ahli batu-batu berharga untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Beberapa ahli permata telah datang ke kerajaan, tetapi mereka menyatakan tidak sanggup memperbaiki batu berharga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mohon ampun, Baginda. Goresan retak di batu ini tidak mungkin bisa diperbaiki. Kami tidak sanggup mengembalikannya seperti keadaan semula.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sang baginda memutuskan mengadakan sayembara, mengundang seluruh ahli permata di negeri itu yang mungkin waktu itu terlewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian datanglah ke istana seorang setengah tua berbadan bongkok dan berbaju lusuh, mengaku sebagai ahli permata. Melihat penampilannya yang tidak meyakinkan, para prajurit menertawakan dia dan berusaha mengusirnya. Mendengar keributan, sang raja memerintahkan untuk menghadap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ampun Baginda. Mendengar kesedihan Baginda karena kerusakan batu rubi kesayangan Baginda, perkenankanlah hamba untuk melihat dan mencoba memperbaikinya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah, niat baikmu aku kabulkan,” kata baginda sambil memberikan batu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat dengan seksama, sambil menghela napas, si tamu berkata, “Saya tidak bisa mengembalikan batu ini seperti keadaan&lt;br /&gt;semula, tetapi bila diperkenankan, saya akan membuat batu rubi retak ini menjadi lebih indah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sang raja meragukan, tetapi karena putus asa tidak ada yang bisa dilakukan lagi dengan batu rubi itu, raja akhirnya setuju. Maka, ahli permata itupun mulai memotong dan menggosok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, dia menghadap raja. Dan ternyata batu permata rubi yang retak telah dia pahat menjadi bunga mawar yang sangat indah. Baginda sangat gembira, “Terima kasih rakyatku. Bunga mawar adalah bunga kesukaan permaisuri, sungguh cocok sebagai hadiah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ahli permata pun pulang dengan gembira. Bukan karena besarnya hadiah yang dia terima, tetapi lebih dari itu. Karena dia telah&lt;br /&gt;membuat raja yang dicintainya berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netter yang luar biasa…. Di tangan seorang yang ahli, benda cacat bisa diubah menjadi lebih indah dengan cara menambah nilai lebih yang diciptakannya. Apalagi mengerjakannya dengan penuh ketulusan dan perasaan cinta untuk membahagiakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Shi Shang Mei You Shi Quan Shi Mei De Ren&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira demikian pula bagi manusia, tidak ada yang sempurna, selalu ada kelemahan besar ataupun kecil. Tetapi jika kita memiliki&lt;br /&gt;kesadaran dan tekad untuk mengubahnya, maka kita bisa mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada sekaligus mengembangkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki sehingga keahlian dan karakter positif akan terbangun. Dengan terciptanya perubahan-perubahan positif tentu itu merupakan kekuatan pendorong yang akan membawa kita pada kehidupan yang lebih sukses dan bernilai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sumber: Batu Rubi yang Retak oleh Andrie Wongso &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5480455767536361471?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5480455767536361471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5480455767536361471&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5480455767536361471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5480455767536361471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/06/batu-rubi-yang-retak.html' title='Batu Rubi yang Retak'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-901077337107997861</id><published>2008-05-30T05:22:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T05:30:09.849-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Hanya uangkah motivasimu?</title><content type='html'>Mungkin pembaca sudah tidak asing dengan Thomas Alva Edison, penemu kawat pijar untuk bohlam. Menurut cerita-cerita yang beredar, Edison melakukan percobaan hingga lebih dari 700 kali. Asistennya merasakan sudah gagal 700 kali, tetapi lain dengan Edison, dia berpikir, mereka telah berhasil menemukan 700 cara yang tidak membawa hasil yang kita harapkan. Tidak lama dari itu, akhirnya mereka menemukan tungsten, kawat pijar untuk bohlam yang kita gunakan hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda berpendapat, bila Thomas bereksperimen dengan motivasi uang? Mungkin saja ada hasrat untuk kekayaan, tetapi saya percaya, hasratnya yang lebih mendalam adalah menemukan kawat pijar tersebut, hasratnya untuk menemukan sesuatu yang berguna untuk umat manusia. Uang adalah hadiahnya. Dapat dibayangkan bila motivasi Thomas saat itu hanya uang, mungkin di eksperimen ke sekian kali dia sudah berhenti, karena bukannya menghasilkan uang tetapi buang uang dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, tanamkan selalu dihatimu, hasrat dan gairah dalam melakukan setiap pekerjaan, dan hasil terbaik pasti akan Anda peroleh. Sering kali motivasi akan uang mengkikis hasrat, visi dan determinasi pada diri Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-901077337107997861?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/901077337107997861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=901077337107997861&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/901077337107997861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/901077337107997861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/hanya-uangkah-motivasimu.html' title='Hanya uangkah motivasimu?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-597181152142272686</id><published>2008-05-26T10:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-26T10:19:45.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Anak ayam...</title><content type='html'>Pasti pembaca pernah mendengar cerita berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak, membawa seekor anak ayam didalam genggaman tangannya.  Lalu menanyai seorang bijak, katanya, "Apakah mati atau hidup anak ayam ditangan saya ini?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bijak tepekur sejenak, lalu dengan bijak dijawabnya, "Bila aku menjawab hidup, maka kamu akan menekan tanganmu, dan matilah anak ayam itu. Bila aku menjawab mati, maka kamu akan melepaskannya. Jadi jawabanku, hidup mati anak ayam itu ada ditangan mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, begitu juga masa depan kita. Ada ditangan kita, bukan ditangan bos kita, kakak kita atau siapa pun. Anda yang menentukan apakah menjadi pemenang atau pecundang. Sukses selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-597181152142272686?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/597181152142272686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=597181152142272686&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/597181152142272686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/597181152142272686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/anak-ayam.html' title='Anak ayam...'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1567908184454195607</id><published>2008-05-25T07:34:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T07:42:16.058-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Menempa Pedang</title><content type='html'>Pernah mengunjungi perajin pedang? Mungkin jaman sekarang perajin pedang sulit dicari. Bila Anda mengunjungi perajin pedang dan melihat cara mereka membuat pedang. Anda akan melihat proses yang berulang-ulang, dari membakar besi, kemudian menempanya, kemudian dicelupkan ke air dingin, kemudian di panaskan kembali, lalu ditempa lagi. Terus berulang-ulang hingga terbentuk sebuah pedang yang bagus dan tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda merasakan hidup Anda begitu keras? Begitu banyak terpaan pencobaan kehidupan menerpa? Anak sakit? Biaya hidup meningkat? BBM Naik? Dipecat dari pekerjaan? Apakah merasa hidup ini begitu tidak adil? Kesulitan selalu menerpa berulang-ulang? Kadang panas, kadang dipukul kadang dicelupkan dalam air dingin seperti pedang yang ditempa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabarlah, karena Anda sedang ditempa, ditempa untuk menjadi pedang yang bagus dan tajam yang akan digunakan oleh panglima-panglima perang. Proses pembelajaran hidup yang membuat Anda semakin dewasa, kuat, berpikir matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1567908184454195607?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1567908184454195607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1567908184454195607&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1567908184454195607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1567908184454195607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/menempa-pedang.html' title='Menempa Pedang'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4096746102092397686</id><published>2008-05-24T06:59:00.000-07:00</published><updated>2008-05-24T06:59:00.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Bosann...!</title><content type='html'>Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki miskin itu melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan? Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu pada siangnya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktifitas lainnya, seperti belajar, nonton TV, tidur, lalu pada malamnya makan malam, kemudian tidur, keesokkan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan melakukan aktifitas seperti hari kemarin, hal itu berulang kali kita lakukan bertahun-tahun !! Hingga akhirnya tiba saatnya untuk kita bekerja, tak jauh beda dengan bersekolah, kita harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke kantor, lalu pulang pada sore/malam harinya, kemudian kita tidur, keesokan harinya kita harus kembali bekerja lagi, dan melakukan aktifitas yang sama seperti kemarin, sampai kapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merasa bosan dengan aktifitas hidup kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila hidup ini cuman suatu rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, jangan melihat aktifitas yang kita lakukan ini sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas , karena jika kita menganggap demikian, maka aktifitas kita akan amat sangat membosankan !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah maknai setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin kamu akan menemukan suatu yang baru, sesuatu yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya, “Setiap hari merupakan hadiah baru yang menyimpan sejuta arti.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4096746102092397686?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4096746102092397686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4096746102092397686&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4096746102092397686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4096746102092397686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/bosann.html' title='Bosann...!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2781989804001512065</id><published>2008-05-23T06:54:00.000-07:00</published><updated>2008-05-23T06:54:00.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>The Present</title><content type='html'>Tiga Cara Untuk Memanfaatkan Masa Sekarang Hari Ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERADA PADA MASA SEKARANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin lebih bahagia dan lebih sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokuslah pada apa yang ada pada Masa Sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Responlah pada hal yang penting sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BELAJAR DARI MASA LALU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin menjadikan Masa Sekarang lebih baik daripada Masa Lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah apa yang telah terjadi pada Masa Lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah sesuatu yang berharga dari hal tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan hal yang berbeda pada Masa Sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RENCANAKAN MASA DEPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin Masa Depan yang lebih baik daripada Masa Sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah Masa Depan seperti apa yang Anda inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah rencana untuk mewujudkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindak lanjuti rencana itu pada Masa Sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari Spencer “The Present” Johnson)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2781989804001512065?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2781989804001512065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2781989804001512065&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2781989804001512065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2781989804001512065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/present.html' title='The Present'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4460848853670639455</id><published>2008-05-22T09:46:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T09:46:01.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kisah seekor Belalang</title><content type='html'>Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh ?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan, “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang&lt;br /&gt;aku lakukan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang&lt;br /&gt;membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah Anda separah itu?&lt;br /&gt;Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah Anda pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda mau menyingkirkan “kotak” itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap diluar batas kemampuan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang Anda ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Anda akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan Anda. Bukan cara hidup seperti yang mereka pilihkan untuk Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4460848853670639455?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4460848853670639455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4460848853670639455&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4460848853670639455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4460848853670639455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/kisah-seekor-belalang.html' title='Kisah seekor Belalang'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5216619187692320724</id><published>2008-05-21T09:34:00.001-07:00</published><updated>2008-05-21T09:37:08.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Sebuah koin penyok</title><content type='html'>Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. “Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Diadaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5216619187692320724?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5216619187692320724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5216619187692320724&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5216619187692320724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5216619187692320724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/sebuah-koin-penyok.html' title='Sebuah koin penyok'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8532899424149273240</id><published>2008-05-21T04:54:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T04:54:01.699-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Self Regulation</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SDA5DezZ2NI/AAAAAAAAAZ0/MA8Ypwz-qLg/s1600-h/genghis-khan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201720301583980754" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SDA5DezZ2NI/AAAAAAAAAZ0/MA8Ypwz-qLg/s320/genghis-khan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Jenghis Khan adalah panglima yang terkenal dari Mongolia. Dalam setiap peperangan, ia selalu membawa burung rajawali kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Suatu ketika, setelah selesai bertempur, ia menyepi kesuatu tempat dan beristirahat, diikuti burung rajawalinya yang setia. Ketika melihat mata air yang jernih, timbulah rasa hausnya. Kemudian Jenghis Khan mengisi pundinya. Namun, entah kenapa burung rajawali menyerangnya. Ah, mungkin dia ingin bermain-main, lalu Jenghis Khan tetap mengisi pundi airnya. Namun kembali si burung menyerangnya, hingga pundi airnya jatuh. Marahlah Jenghis Khan, ditunggunya burung rajawali itu terbang mendekat padanya. Lalu dihunus pedang dan ditebas burung rajawali kesayangannya itu hingga tewas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah puas, Jenghis Khan kembali mengisi air. Saat itu ia melihat seekor bangkai binatang beracun yang telah membusuk di mata air tersebut. Jenghis Khan pun terhenyak, ternyata burung rajawali kesayangannya itu hendak memberi tahu, bila air tersebut sudah tercemar dan mungkin beracun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hatinya begitu kecewa, sedih dan marah, marah pada dirinya yang begitu bodoh. Hingga ia membunuh kawannya yang setia, yang hendak menyelamatkan dirinya. Akhirnya burung itu diselimuti oleh pakain perangnya dan dikuburkan secara kemiliteran.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pembaca, Jenghis Khan adalah panglima hebat, begitu hebatnya hingga dapat mengatur begitu banyak prajurit dan memenangkan banyak peperangan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Namun, ia tidak dapat menguasai dirinya disaat ia marah. Sehingga ia telah melakukan suatu kelalaian yang besar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah kita sudah menguasai diri kita? Apakah kita begitu reaktif terhadap lingkungan kita? Semoga cerita ini dapat mengingatkan kita dalam penguasaan diri. Sukses selalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8532899424149273240?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8532899424149273240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8532899424149273240&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8532899424149273240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8532899424149273240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/self-regulation.html' title='Self Regulation'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_I89TsU7ThAs/SDA5DezZ2NI/AAAAAAAAAZ0/MA8Ypwz-qLg/s72-c/genghis-khan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-975530298759868746</id><published>2008-05-20T06:29:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T06:29:01.269-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Do the best to the rest..</title><content type='html'>Seorang tukang kayu merasa sudah cukup umur, dan merasa lelah dan bosan dengan pekerjaannya ini. Kemudian dia mengajukan pensiun kepada bos-nya. Namun bosnya itu sangat sayang pada tukang kayunya ini. Dia begitu banyak berjasa atas berkembangnya perusahaan. Karena bosnya sangat percaya akan kemampuan tukang kayu ini, bosnya meminta untuk mengerjakan 1 proyek rumah lagi untuk perusahaan, sebagai karyanya yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. si tukang kayu berpikir, OK lah. Ini yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya si tukang kayu ini bekerja membuat rumah terakhir itu. Namun, karena pikirannya sudah tidak berkonsentrasi pada pekerjaan, ditambah dengan emosinya yang sudah ingin pensiun, ditambah dengan pikiran negatif, wah.. perusahaan nih emang gak mau rugi, sampai titik darah penghabisan pun masih disuruh kerja. Maka hasil pekerjaannya kurang, atau bahkan tidak memuaskan. Bahan yang digunakan asal. Pengerjaan asal. Pokoknya cepat selesai dech! Begitu pikirnya. Hasilnya, rumah yang asal jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai, kunci rumah itu diserahkan pada bos-nya. Bos-nya menyalami si tukang kayu itu dan mengucapkan, "Terima kasih, atas pelayananmu selama ini diperusahaan. Rumah ini saya berikan untuk kamu, karena kamu begitu berdedikasi dan banyak menyumbangkan tenaga dan pikiran sehingga perusahaan ini bisa maju."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. pembaca, tentu sangat kecewa dan terkejutnya si tukang kayu. Seharusnya ia bisa memperoleh rumah yang bagus untuk hari tuanya, namun apa yang didapat ? rumah yang asal jadi dengan bahan seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya ia tahu, bahwa rumah itu untuk dia, tentu dia akan membangun sekuat tenaga dan secantik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pikir sangat mempengaruhi kita dalam bertindak. Seharusnya prestasi yang dapat kita capai, namun hal yang nihil yang tercipta karena kita memiliki pikiran yang negatif. Lakukanlah selalu yang terbaik, kapan pun juga. Sukses!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-975530298759868746?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/975530298759868746/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=975530298759868746&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/975530298759868746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/975530298759868746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/do-best-to-rest.html' title='Do the best to the rest..'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6286951882700382880</id><published>2008-05-19T04:05:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T04:05:00.229-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kesempatan...</title><content type='html'>Dalam gerbong kereta api dari Paris menuju Berlin, terdapat 4 orang penumpang di satu gerbong. 1 orang gadis cantik, 1 orang nenek dan 2 pria, manajer dan stafnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan, 2 pria ini selalu melirik gadis cantik didepannya. Namun tidak terjadi percakapan apapun. Sampai suatu ketika kereta api melewati terowongan yang sangat gelap selama 1 menit. Dan kereta api pun dalam keadaan gelap, hanya suara lokomotif yang terdengar. Namun tiba-tiba, terdengar bunyi ciuman yang cukup keras dan diikuti tamparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyi sejenak, tidak lama kemudian kereta telah keluar dari terowongan gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gadis cantik dalam pikirannya, saya bangga manajer itu telah mencium saya, tapi saya malu nenek telah menamparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si nenek juga berpikir, anak muda sekarang kurang ajar, curi-curi kesempatan. Tapi saya bangga akan keberanian cucu saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si manajer berpikir, wah, kurang ajar, staf saya yang mencium tapi saya yang ditampar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara si staff, hmm.. boleh lah kesempatan ini, setelah mencium seorang gadis cantik, saya dapat kesempatan menampar manajer ku yang rewel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. pembaca, apa yang dapat kita ambil dari cerita lucu ini? Kesempatan tidak datang 2 kali. Manfaatkan kesempatan yang datang dan rubah itu menjadi keberhasilan. Bila Anda semakin bijaksana, Anda tidak akan membiarkan kesempatan lewat, bahkan Anda mungkin dapat menciptakan suatu kesempatan agar datang pada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff6666;"&gt;&lt;strong&gt;Love, Luck and Lightning never strike twice in the same place - anonymous&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6286951882700382880?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6286951882700382880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6286951882700382880&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6286951882700382880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6286951882700382880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/kesempatan.html' title='Kesempatan...'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-132179739111039610</id><published>2008-05-18T07:17:00.000-07:00</published><updated>2008-05-18T07:17:00.580-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kotoran sapi dan kucing</title><content type='html'>Alkisah, ada seekor burung dari Canada. Saat musim dingin, para burung biasa bermigrasi ke daerah yang hangat. Karena burung-burung tidak bisa bertahan di cuaca dingin. Namun si burung ini tidak mau bermigrasi, dia berpikir dia sanggup bertahan melawan dingin sambil berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika musim dingin mulai datang, burung ini mulai menyesal, ternyata dia tidak sanggup menahan dingin. Akhirnya dia memutuskan untuk bermigrasi. Saat terbang, hujan salju turun. Dia merasakan tubuhnya mulai kaku, pikirnya, bila diteruskan dia akan mati beku. Sambil tubuhnya hampir membeku, akhirnya ia mendarat di kandang sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tergeletak di kandang sapi, tiba-tiba masuklah si sapi, sambil melangkahi burung Canada ini, dia buang hajat. Plok. Tertutuplah tubuhnya yang beku oleh kotoran sapi. "Sial, sudah mau mati masih juga di timbun kotoran" ngomel si burung Canada. Namun lambat laun, tubuhnya yang sudah membeku sebagian mulai hangat oleh karena kotoran sapi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tubuhnya mulai hangat, semangat hidupnya mulai timbul. Karena senang ia melupakan bau kotoran sapi dan mulai berkicau. Kicauanya terdengar oleh kucing. Miao... kucing itu mengeong girang, karena sudah lama ia tidak makan burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu di keluarkannya si burung dari kotoran, dibersihkan dan dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca sekalian, hikmat yang dapat kita ambil.&lt;br /&gt;Tidak semua yang memasukan kita kedalam kotoran itu musuh kita. Sering kali, kita marah dan cenderung menganggap seseorang kotor, padahal orang tersebut secara tidak langsung telah membantu kita kedalam kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak juga yang membersihkan kita itu adalah sahabat kita. Kadang kala, banyak orang yang bertingkah baik didepan kita, alias munafik. Namun dibelakang kita dia menfitnah dan menjatuhkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;kisah ini di adaptasi dari &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Your Roadmap for Success&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; karya &lt;strong&gt;John C. Maxwell&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-132179739111039610?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/132179739111039610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=132179739111039610&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/132179739111039610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/132179739111039610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/kotoran-sapi-dan-kucing.html' title='Kotoran sapi dan kucing'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8853035432584017126</id><published>2008-05-17T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:17:34.117-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Gak Tahu atau Gak Mau Tahu</title><content type='html'>Seekor lalat bersama keluarganya akan pindah ke telinga gajah. Sebelum pindah, si ayah lalat meminta ijin pada si gajah, katanya, "Tuan gajah, minggu depan kami sekeluarga akan pindah ke telinga Anda, tolong dipertimbangkan, kami tunggu kabar baiknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah yang bahkan tidak sadar akan kehadiran si lalat tenang-tenang saja. Melihat si gajah tenang-tenang saja, lalat beranggapan sang gajah tidak keberatan. Maka pindahlah mereka sekeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seminggu, ibu lalat merasa telinga gajah bukan tempat yang sehat untuk tinggal, dan mendesak suaminya untuk pindah. Karena takut akan menyinggung perasaan gajah, si ayah meminta untuk tinggal barang sebulan. Akan tetapi, si istri terus mendesak. Agar tidak menyinggung perasaan gajah, si ayah berkata dengan hati, "Tuan gajah, kami bermaksud pindah. Ini bukan karena telingan anda kurang baik dengan kami. Akan tetapi istri saya ingin tinggal di kaki kambing, dimana kami bisa bersosialisasi dengan adik ipar kami. Kalau anda keberatan kami pergi, beritahulah kami, kami tunggu 1 minggu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali si gajah tidak berkata apa-apa, maka pindahlah keluarga lalat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, apakah hidup kita akan terus berlalu begitu saja seperti sang gajah? Hari berlalu hari, minggu berganti bulan. Bulan berganti tahun, dan tidak ada satu pun perubahan positif dalam kehidupan kita? Apakah kita akan seperti gajah, tidak tahu atau bahkan tidak mau tahu, sehingga kita tidak berkembang menjadi lebih baik dan berkembang ke arah positif dan menjadi sukses dalam setiap aspek kehidupan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8853035432584017126?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8853035432584017126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8853035432584017126&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8853035432584017126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8853035432584017126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/gak-tahu-atau-gak-mau-tahu.html' title='Gak Tahu atau Gak Mau Tahu'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7337635186863014675</id><published>2008-05-15T09:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-15T10:06:58.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Berubah itu sakit..</title><content type='html'>Di negara bagian Alabama, AS, terkenal sebagai penghasil kapas terbesar di Amerika. Kapas adalah penghasilan utama di kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu, seekor kumbang terbawa ke daerah tersebut. Kumbang tersebut bertelur dan membuat koloni kumbang. Kumbang ini berkembang biak dan menghancurkan ladang kapas. Hilang sudah kebanggaan dan penghasilan utama kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh kota kecewa, sedih dan putus asa. Kenapa sumber utama penghasilan kota tersebut hancur. Namun bertahun-tahun kemudian di kota dibangun sebuah tugu. Ternyata tugu itu tugu kumbang tersebut. Sungguh mengherankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditelusuri, ternyata setelah kehancuran industri kapas, dipakai penduduk sebagai momentum untuk berubah. Penduduk mulai bertani dan bercocok tanaman sayuran dan buah-buahan. Sehingga kota tersebut menjadi salah satu penyumbang sayuran dan buah-buahan di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan itu tidak datar, kadang kala diatas, kadang kala dibawah. Siap tidak siap, kita harus menjalaninya. Saat dibawah, kita tidak boleh putus asa. Seperti penduduk Alabama, mereka memakai itu sebagai momentum untuk bercocok tanam sayuran dan buah. Dan kembali, mereka menunjukkan, bahwa Alabama selalu nomor satu, walaupun komoditi yang disumbangkan sekarang adalah sayuran dan buah-buahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7337635186863014675?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7337635186863014675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7337635186863014675&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7337635186863014675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7337635186863014675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/berubah-itu-sakit.html' title='Berubah itu sakit..'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6472526183399678886</id><published>2008-05-13T10:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T10:13:07.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Jual Keledai</title><content type='html'>Karena paceklik dan kesulitan ekonomi, seorang ayah menjual keledai satu-satunya ke pasar. Jarak dari pasar ke rumah cukup jauh. Ditemani anaknya, mereka berangkat menjual keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dikiri dan si anak disebelah kanan. Pada saat dipertengahan jalan, mereka berpapasan dengan penduduk desa pertama. kata orang itu, "Kalian ini bodoh, koq ada keledai gak ditunggangi." Mendengar komentar warga, ia menuruti, maka si anak disuruh menunggang keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat melewati desa kedua, kembali mereka berpapasan dengan warga. Komentar warga itu, "Wah, anak durhaka, masak orang tua disuruh jalan kaki, sementara ia enak ongkang-ongkang kaki diatas keledai." Mendengar omongan warga, akhirnya si ayah bertukar posisi dengan si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melewati desa ketiga, kembali warga setempat memberi komentar. "Wah, kan keledainya cukup besar, kenapa tidak ditunggangi berdua saja." Nah, si ayah pilir benar juga, maka si ayah dan anak menunggangi keledai tersebut. Nampak keledai itu terseok-seok berjalan menuju desa berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa berikutnya, kembali warga setempat berkomentar, "Wah, kalian ini kejam, binatang kurus begitu masih ditumpangi berdua, kan kasihan". Nah ayah dan anak menjadi bingung, setiap orang mempunyai pendapat, dan membuat mereka bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya si ayah dan anak menggendong keledai tersebut sampai ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, kalau kita tidak punyai pendirian, tidak memakai nalar, hidup kita akan diombang ambingkan oleh pendapat orang. Hingga akhirnya menjadi semakin konyol seperti cerita diatas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6472526183399678886?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6472526183399678886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6472526183399678886&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6472526183399678886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6472526183399678886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/jual-keledai.html' title='Jual Keledai'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6415177884000360900</id><published>2008-05-12T04:55:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T05:36:29.140-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Sayembara 2 juta dollar</title><content type='html'>Pada pesta pernikahan selebritis hollywood dirumahnya yang super mewah, diadakah suatu sayembara. Sayembara menyebrangi kolam yang ada dirumahnya. Kelihatannya gampang, ternyata kolam berisi ratusan ikan piranha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah dari sayembara pun menggiurkan, 2 juta dollar. Wah.. sama dengan nilai pesta pernikahan yang diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pembawa acara menantang para hadirin. Sementara para hadirin masih simpang siur berbicara mengenai sayembara tersebut. Terdengar, cemplung! Setelah itu terdengar kecipak kecipuk riak air. Ternyata seseorang telah masuk dan sedang berusaha menyebrangi kolam. Semua hadirin bersorak menyemangati sipemuda. Akhirnya si pemuda berhasil menyebrangi kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengah masih terengah-engah, si pembawa acara menyalami sipemuda itu. Nampak bahwa pemuda itu buka tipe pemuda kekurangan uang yang mau mengorbankan nyawa untuk 2 juta dollar. Ketika diwawancarai, si pemuda itu berbicara dengan nada marah dan bergetar, "Saya cuma mau tahu, siapa yang mendorong saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kawan, sering dalam kehidupan ini, kita perlu "didorong" agar berhasil dalam mencapai tujuan, memperoleh kemenangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6415177884000360900?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6415177884000360900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6415177884000360900&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6415177884000360900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6415177884000360900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/sayembara-2-juta-dollar.html' title='Sayembara 2 juta dollar'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5449234279684800408</id><published>2008-05-10T04:38:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T04:41:22.519-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Belenggu kegagalan</title><content type='html'>Tidak sengaja, seorang petani menemukan seekor anak gajah didekat kebun rumahnya. Mungkin ini anak gajah tertinggal dari kumpulan mereka. Karena kasiahan, dirawatlah anak gajah itu. Karena takut gajah itu akan berkeliaran dan merusak tanaman, si petani mengikatnya dengan rantai dengan patok sepotong bambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu, dan anak gajah mulai bertumbuh. Sudah menjadi naluri binatang untuk bebas. Si anak gajah ini berusaha melepaskan diri dari rantai. Berulang kali mencoba, berulang kali juga gagal, bahkan pernah sampai kakinya terluka. Lama kelamaan, niat dari sianak gajah untuk bebas hilang karena kegagalan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, saat ia menjadi gajah dewasa dengan gadingnya yang gagah. Dia tetap tidak melarikan diri. Padahal, sangat mudah bagi dia untuk menghentak rantai kecil dan patok bambu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, apakah kegagalan-kegagalan kecil juga akan mengikat kita? Hingga saat ada satu kesempatan besar, kita hanya berdiam diri saja?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5449234279684800408?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5449234279684800408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5449234279684800408&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5449234279684800408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5449234279684800408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/belenggu-kegagalan.html' title='Belenggu kegagalan'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2209765770279296042</id><published>2008-05-09T06:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-09T07:53:52.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Bakar Jembatan</title><content type='html'>Julius Caesar, adalah komandan perang yang berhasil merebut pantai Britania karena strateginya yang cukup unik. Menurut catatan sejarah, Julius berhasil mendaratkan pasukannya pada malam yang dingin. Saat anak buahnya sedang menyembunyikan perahu, agar dapat kembali ke kapal utama. Sang komandan memberi perintah, "Bakar perahu-perahu itu." Anak buahnya kaget semua, namun sebagai pasukan yang patuh, mereka membakar semua peran perahu-perahu itu. Walhasil, pasukan bertempur mati-matian.  Karena tidak ada pilihan lain selain menang di pertempuran agar mereka dapat kembali dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, begitu juga dalam kehidupan kita, dengan membakar jembatan, artinya kita membuat pilihan menjadi terbatas hingga kita akan berjuang habis-habisan dengan pilihan yang terbatas itu. Dan semestinya dengan perjuangan yang tiada henti, tujuan kita akan tercapai. Disatu sisi ini adalah  tindakan positif, tetapi di lain sisi, yang perlu kita perhatikan, adalah timing. Apakah timingnya tepat untuk kita membakar perahu? Jangan asal membakar perahu loh.. lihat kondisi, waktu dan kemampuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2209765770279296042?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2209765770279296042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2209765770279296042&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2209765770279296042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2209765770279296042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/bakar-jembatan.html' title='Bakar Jembatan'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3884369963764977368</id><published>2008-05-07T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T06:05:38.347-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Terasi di kumis kakek..</title><content type='html'>Memang enak, sambil minum kopi, ngobrol sama teman, sambil menikmati suasana kafe. :) Karena jarang ketemu, kami ngobrol kesana-kemari. Nggak sengaja teman saya ini menceritakan suatu kisah yang cukup lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Ayah dan Ibunya ada urusan mendadak, maka anak-anak mereka dititipkan dirumah sang kakek. Nah.. maklum, namanya juga kakek-kakek, kalau siang suka ngantuk. Nah.. tak terasa kakek tertidur, sementara cucu-cucunya masih bermain. Ada satu cucunya yang nakal. Kumis sang kakek diolesi terasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. ditengah tidurnya yang nyenyak... terasi mulai bereaksi. Hmmpphh.. bau apa gerangan.. pikir sang kakek. Terbangun dan dia mulai menyalahkan, bahwa kamar tidurnya bau. Lalu di keluar ruangan, ke ruang keluarga. Mulai sang kakek menarik nafas, puah.. koq ruang keluarga juga bau.. Sang kakek mulai mencari peruntungan di halaman rumah, disana kan banyak pohon pasti segarrr.. Yak sang kakek mulai menarik napas dalam-dalam hup... koq masih bau yah.. koq dunia ini bau yah? Itu yang terpikir oleh si kakek. Semua ruangan bau, rumah bau,  sampai dunia ini juga bau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. apakah Anda juga pernah merasa seperti itu? Semua tampak salah, tetangga salah, sopir angkot salah, orang parkir seenaknya, orang nyebrang juga salah. Semua salah. Padahal mungkin ada terasi di kumis Anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3884369963764977368?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3884369963764977368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3884369963764977368&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3884369963764977368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3884369963764977368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/terasi-di-kumis-kakek.html' title='Terasi di kumis kakek..'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3805595789509859189</id><published>2008-05-03T07:30:00.000-07:00</published><updated>2008-05-03T07:44:37.484-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Gosip...!</title><content type='html'>Suatu hari, seorang murid baru pulang dari pasar. Lalu ia cepat-cepat mencari gurunya. "Guru, ada cerita dipasar tadi..." kata si murid. Kata gurunya, "Tunggu dulu, apakah itu cerita tentang hal yang benar?". Muridnya menjawab, "Aku tidak tahu, mungkin bukan". Lalu gurunya kembali bertanya, "Apakah tentang hal yang lucu?". Lagi-lagi bukan jawabannya. "Kalau begitu apakah itu cerita tentang aku?" tanya gurunya. "Bukan juga" jawab muridnya. Lalu si guru menjawab, "Kalau begitu engkau tidak perlu menceritakan padaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, sangatlah bijaksana menjauhi gosip. Karena yang dibicarakan adalah hal yang tidak pasti, belum tentu benar dan biasanya hal yang menyakitkan pihak yang dibicarakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3805595789509859189?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3805595789509859189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3805595789509859189&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3805595789509859189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3805595789509859189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/gosip.html' title='Gosip...!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6157172938621662162</id><published>2008-05-02T05:24:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:26:49.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Quote'/><title type='text'>Motivational Quotes</title><content type='html'>I believe life is constanly testing us for our level of commitment, and life’s greatest rewards are reserved for those who demonstrate a never ending commitment to act until they achieve. This level of resolve can move mountains, but it must be constant &amp;amp; consistent. As simplistic as this may sound, it is still the common detonator separating those who live their dreams from those who live in regret - &lt;em&gt;Anthony Robbins&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan dikritik orang ketika melakukan sesuatu. Anda juga akan dikritik ketika tidak melakukan sesuatu. Jadi, lakukan saja apa yang menurut anda benar. - &lt;em&gt;Eleanor Roosevelt&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All successful people, men &amp;amp; women, are big dreamers. They imagine what their future could be, ideal in every respect, and than they work everyday toward their vision, purpose &amp;amp; goal. - &lt;em&gt;Brian Tracy&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are many people who have big plans but their big plans never come true. The reason is, too many people have big plans but fail to keep their small agreements - &lt;em&gt;Robert Kiyosaki&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams - &lt;em&gt;Eleanor Roosevelt&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What ever the mind of man can conceive &amp;amp; believe, it can achieve ! - &lt;em&gt;Napoleon Hill &lt;/em&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all - &lt;em&gt;Dale Carnegie&lt;/em&gt; -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I can not give you the formula for success, but I can give you the formula for failure, which are try, try and try - &lt;em&gt;Herbert Bayard Swope&lt;/em&gt; -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6157172938621662162?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6157172938621662162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6157172938621662162&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6157172938621662162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6157172938621662162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/motivational-quotes.html' title='Motivational Quotes'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-935985526432626347</id><published>2008-05-02T05:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:11:23.183-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Impian Sejati</title><content type='html'>Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat situs motivasi, Resensi.net, apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja&lt;br /&gt;atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka’ jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel’ dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik”. Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat sekalian, saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source : resensi.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-935985526432626347?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/935985526432626347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=935985526432626347&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/935985526432626347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/935985526432626347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/05/impian-sejati.html' title='Impian Sejati'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3405762333277394145</id><published>2008-04-27T02:21:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:18:36.168-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Lubang di Hati</title><content type='html'>Ada seorang anak, bernama Gil. Gil saat ini usianya 14 tahun. Gil, layaknya anak-anak lain, adalah anak yang lucu. Namun satu yang menjadi masalah, bila ia merasa tersinggung, maka kata-kata pedas akan melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah kebingungan, bagaimana ia harus mendidik Gil agar tidak lagi mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan. Akhirnya sang ayah membuat perumpamaan. Ayah meminta Gil untuk menancapkan sebatang paku ke pagar kayu setiap ia melayangkan kata-kata kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 bulan telah berlalu. Cukup banyak paku yang tertancap. Lalu sang ayah mengubah permainan. Sekarang Gil harus mencabut paku yang telah tertancap setiap setelah melayangkan kata-kata tajamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, paku-paku telah tercabut semua. Lalu sang Ayah memanggil Gil dan berkata, "Gil, coba lihat pagar kayu kita. Berlubang bukan?". Gil mengiyakan. Kata sang ayah lagi, "Begitu juga dengan kata-kata yang kita ucapkan, terutama kata-kata yang buruk. Akan meninggalkan lubang di hati lawan bicara kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda.. Apakah Anda ingin meninggalkan luka pada hati lawan bicara Anda? Apakah tidak lebih baik bila kita berbicara hal yang jauh dari gosip, hal yang positif dan membangun. Sukses selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3405762333277394145?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3405762333277394145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3405762333277394145&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3405762333277394145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3405762333277394145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/lubang-di-hati.html' title='Lubang di Hati'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8567067226012950724</id><published>2008-04-26T07:39:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:18:36.169-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Mulut Mu Harimau Mu</title><content type='html'>Pepatah ini sudah tidak asing ditelinga kita. Memang, sebelum kita mengungkapkan kata-kata, wajib untuk kita memikirkan dahulu apa yang kita ucapkan. Apakah tepat konteksnya ? Apakah tidak ada yang tersinggung dengan perkataan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah perumpamaan yang menarik. Saat kita kedinginan, apakah sadar, kita kadang menggosok-gosokkan kedua tangan kita. Lalu kita meniup-niup dengan mulut kita. Untuk membantu menghangatkan telapak tangan kita. Apakah Anda sadar juga, saat akan minum minuman yang panas. Anda gak langsung GLEK! kan... :)  pasti Anda tiup-tiup dahulu untuk mendinginkan minuman panas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. begitu juga perkataan yang keluar dari mulut kita. Bisa mendinginkan suasana yang panas, Bisa juga menghangatkan hati yang dingin. Apakah Anda memperhatikan perkataan yang akan Anda ucapkan? Atau asal Darr!! sana Darr!! sini :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8567067226012950724?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8567067226012950724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8567067226012950724&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8567067226012950724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8567067226012950724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/mulut-mu-harimau-mu.html' title='Mulut Mu Harimau Mu'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7184340000803893093</id><published>2008-04-22T05:47:00.001-07:00</published><updated>2008-04-22T05:49:39.191-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Motivasi'/><title type='text'>Teknik anchoring dan semangat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pernahkah anda berpikir ketika melihat lampu merah kendaraan anda pasti berhenti. &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Dan saat lampu hijau semuanya jalan kembali. Ini semua berlangsung secara otomatis. Semua orang sudah mengetahuinya. Bila lampu merah melambangkan berhenti. Hijau melambangkan jalan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Dan kuning melambangkan mereka harus siap-siap untuk jalan. Ini dalam istilah NLP disebut dengan teknik anchoring. Dalam bahasa yang sederhananya kita terjangkar oleh suatu peristiwa. Sebagai contohnya lampu merah tadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span id="more-70"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="pt-BR"&gt;Anchor ada tiga jenis. Pertama, anchor secara visual atau melalui penglihatan. Pada saat anda melihat orang yang berbaju putih. Mungkin anda pasti berpikir orang tersebut perawat, suster atau dokter. Kedua, anchor secara audio dilakukan melalui suara atau bunyi-bunyian. Contoh sederhanya adalah bell sekolah. Pada saat bunyi bell, siswa pun secara otomatis sudah mengetahuinya dengan baik. Apakah saatnya masuk kelas, keluar main atau pulang sekolah? Semuanya sudah terekam di bawah sadarnya. Jenis yang terakhir adalah anchor secara kinestetik atau gerakan. Pernahkan anda mengetahui pada saat seseorang menepuk pundak anda. Baik itu pundak bagian kiri ataupun kanan. Secara bawah sadar, bila ada orang yang melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pasti mereka adalah orang dekat atau orang yang sangat anda sayangi. Atau pada saat anda menyuruh orang diam. &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Cukup dekatkan jari telunjuk ke mulut. Lakukan beberapa kali. Otomatis mereka tahu, anda menyuruh diam. Itu semua dilakukan secara alamiah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;Ketika melakukan kelas publik workshop Change Your Mindset. Materi anchoring termasuk salah satu yang dibahas. Bagaimana melakukan anchoring yang baik dan tepat? Inilah caranya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertama, bayangkan pada saat anda benar sedang semangat atau percaya diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Saya pun meminta seorang peserta untuk mau jadi sukarelawan. Ternyata yang maju adalah seorang wanita. Saya pun menanyakan kepadanya. ”Pernah mengalami kejadian yang membuat anda semangat dan percaya diri?”. Dia pun menjawab,”Pernah”. Baik. Silahkan duduk. Dan nyamankan dirimu. Relaks. Tarik nafas secara perlahan…….Dan buang secara perlahan juga….kemudian hitung dalam hati. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Dimulai dari angka 1,2…..teruskan sampai angka yang membuat kamu nyaman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;Kemudian amati fisiologisnya (bahasa tubuh). Bila sudah merasa nyaman, baru lakukan sugesti berikutnya. ”Baik. Lihat persis kejadian yang membuat kamu semangat dan percaya diri…….Dengarkan suara-suara….baik suara dalam hatimu atau suara lain yang membuat kamu makin semangat dan percaya diri……..Rasakan sekarang….”. Teruskan amati fisiologisnya….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kedua, bila sudah merasakan benar-benar semangat lakukan gerakan yang unik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;”&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;Bila kamu sudah merasakan…..benar-benar semangat…….Lakukan suatu gerakan unik……. Boleh menggunakan anggota tubuhmu atau yang lain…. ”. Tidak beberapa lama kemudian. Diapun berteriak semangat…… Dan saya pun melihat dia mengenggam kedua tangannya dengan erat dan kuat. Saya pun melakukan validasi. ”Bila kamu menggenggam kedua tangan kamu dengan erat dan kuat Kamu menjadi lebih semangat dan percaya diri. Saya pun melihat wajahnya menjadi semangat……Oke….sekarang lepaskan genggaman tanganmu…. Wajahnya pun berubah……Baik sekarang genggam kedua tanganmu lagi…..wajahnya pun menjadi semangat kembali……” Saya melakukan ini beberapa kali untuk memastikan bahwa anchor sudah berlangsung dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ketiga, lakukan future pacing (kejadian yang akan datang)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;”&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;Baik…..bila kamu down atau kurang percaya diri…..kamu cukup melakukan….dengan menggenggam kedua tanganmu dengan erat dan kuat….kamu menjadi semangat dan percaya diri. Diapun menggangukkan kepalanya. Pertanda dia setuju. Bangunkan secara perlahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;Bila anda sudah melakukan anhor sebaiknya mulai ditest. Setiap hari melakukan semakin bagus. Membuat anchor yang terbentuk semakin kuat. Bila anda tidak menggunakannya, maka anchor tersebut akan semakin lemah dan hilang. Terpaksa anda harus membuat anchor yang baru lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Oh, ya….bila melakukan gerakan sebaiknya yang unik. &lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-BR"&gt;Biar anda sendiri yang tahu artinya. Jangan pernah melakukan gerakannya yang sama seperti orang lain. Misalnya bersalaman, jentik jari, tepuk tangan. Semakin unik gerakan anda semakin bagus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify" lang="pt-BR"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selamat melakukan anchor sesuai dengan selera anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify" lang="pt-BR"&gt;&lt;span style="font-family:Franklin Gothic Book, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;source: rumahmotivasi.com/?p=70&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7184340000803893093?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7184340000803893093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7184340000803893093&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7184340000803893093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7184340000803893093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/teknik-anchoring-dan-semangat.html' title='Teknik anchoring dan semangat'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8558639321122220435</id><published>2008-04-18T05:19:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Debat atau Rendah Hati?</title><content type='html'>Beberapa tahun yang lalu, saat saya naik mobil menuju rumah dari konferensi bersama seorang pegawai. Kami berkawan baik, saya pikir. Namun tiba-tiba ia berkata, “Ron, saya punya masalah besar dengan kamu. Lebih tepatnya, banyak sekali masalah dengan kamu.” Kemudian membahas semua masalah yang dia lihat pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terkejut. Sebenarnya itu masalah dia bukan masalah saya. Jujur, saya rasa dia iri pada saya. Sudah bukan rahasia kalau semua orang di organisasi kami lebih condong pada saya dari pada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tetap diam selama dia memamaparkan semua permasalahan. Kemudian saya pulang kerumah dan mulai menulis semua masalahnya. Hasilnya adalah kartu dengan ukuran 3X5 inci, depan-belakang terisi penuh, dengan huruf yang kecil sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah siap berkonfrontasi dengannya. Namun sebelum itu, saya menemui bekas profesor yang mengajar saya untuk meminta nasihat. Setelah menceritakan duduk permasalahannya, saya bertanya bagaimana saya harus berkonfrontasi dengan teman kerja saya itu. Jawabnya, “Jangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan ?” kata saya “Dia layak mendapatkannya. Seharusnya ia tahu masalah itu adalah masalah pada dirinya. Hanya ini yang dapat saya lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor saya mengatakan bahwa teman kerja saya itu memang memerlukan klarifikasi dari saya. Namun saat ini yang dia perlukan adalah pengertian dan penghargaan dari saya. Dengan memberikan pengertian dan penghargaan, membuat dia terbuka untuk menerima didikan yang dia perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mengikuti arahan profesor. Saya kembali pada teman kerja itu dan saya bertanya dengan spesifik, apa yang harus saya perbuat agar saya dapat bertumbuh. 10 bulan kemudian, dia memanggil saya untuk bertemu dikantornya. Dia berkata, “Ron, kamu ingat waktu saya memaparkan kesalahan kamu? Saya akui saya salah. Jujur, waktu itu saya iri akan keberhasilan kamu. Kamu tidak berkonfrontasi dengan saya malah, kamu ingin belajar untuk berubah. Ini membuat saya malu. Saya mau minta maaf? Apakah kamu memaafkan saya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja saya memaafkannya. Kartu yang saya buat itu telah saya buang beberapa bulan yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan sikap kerendahan hati dan pengertian dari kita akan selalu berbuah seperti cerita diatas? Tidak selalu. Namun ini satu-satunya jalan yang paling potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini diambil dari “Make a Life Not Just A Living” karya Dr. Ron Jenson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan, menyerang dan berkonfrontasi tidak akan menyelesaikan masalah. Yang tertinggal adalah rasa marah, dendam bahkan mungkin rasa benci yang makin bertambah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8558639321122220435?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8558639321122220435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8558639321122220435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8558639321122220435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8558639321122220435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/debat-atau-rendah-hati.html' title='Debat atau Rendah Hati?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3080333484342738068</id><published>2008-04-18T05:18:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Menyerah? No-Way!</title><content type='html'>Berikut percakapan seorang pelatih saat memberi semangat pada tim-nya.&lt;br /&gt;“Apakah Michael Jordan pernah menyerah saat bertanding?”, tanya sang pelatih. “Tidak”, jawab anak didiknya.&lt;br /&gt;“Apakah Muhamad Ali pernah menyerah saat bertanding?”, sekali lagi tanya pelatih. “Tidak”, jawab seluruh anak didiknya.&lt;br /&gt;“Apakah McAlliestier pernah menyerah saat bertandaing?”, tanya pelatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening sejenak. Salah satu anggota team bertanya, “Siapa McAlliestier?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab pelatih, “Tentu kalian tidak mengenal dia, karena dia menyerah saat bertanding.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, apakah kalian juga akan menyerah dan tidak menjadi apa-apa?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3080333484342738068?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3080333484342738068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3080333484342738068&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3080333484342738068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3080333484342738068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/menyerah-no-way.html' title='Menyerah? No-Way!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4661915452492667333</id><published>2008-04-18T05:17:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.972-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Negator..!!!</title><content type='html'>Mungkin cerita ini sudah cukup usang… tapi sangat baik untuk menggambarkan cara kita menghadapi negator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu, ada pertandingan memanjat diantara katak-katak muda. Katak pertama mencoba memanjat, meloncat dari satu rintangan ke rintangan yang lain. Sampai ia menghadapi satu rintangan sulit. Terdengar suara penonton berkomentar. Wah.. tidak akan berhasil melewatinya. Gak mungkin, dia pasti jatuh. Dan apa yang terjadi? Katak itu mendengar keraguan para penonton. Dan… ia pun terjatuh. Begitu juga dengan katak-katak yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba pada katak yang terakhir untuk mencoba melewati rintangan-rintangan ini. Komentar penonton tetap sama. Bahwa ia akan gagal. Namun katak itu seperti tidak peduli. Dia tetap terus melompat melewati rintangan-rintangan. Hingga sampai pada rintangan tersulit. Komentar para penonton pun makin keras. Wah.. pasti jatuh. Kalau tidak hati-hati dia pasti terjatuh dan mati. Gak mungkin.. pasti tergelincir.. terlalu sulit. Namun lagi-lagi nampak si katak tidak peduli, dia sekuat tenaga ia meloncat rintangan tersulit itu. Dan waw… berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ditanyalah si katak itu.. kenapa ia bisa berhasil. Dan ternyata katak itu tuli. Dia tidak mendengar komentar para penonton. Si katak mengira ia disemangati oleh penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mungkin kita tidak perlu terlalu ekstrim seperti katak tuli dalam menghadapi negator. Tidak selamanya negator 100% negatif. Pandai-pandai lah kita dalam memfilter masukan dari para negator. Buang yang jelek, simpan yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Good Luck.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4661915452492667333?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4661915452492667333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4661915452492667333&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4661915452492667333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4661915452492667333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/negator.html' title='Negator..!!!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8048005005125824182</id><published>2008-04-18T05:16:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.972-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Gapai Impian</title><content type='html'>Impian, siapa yang tidak pernah punya impian? Saya rasa tidak mungkin. Pasti setiap orang punya impian. Punya impian itu wajib… kenapa? Yah.. salah satu pemacu motivasi kita adalah impian. Boleh dibilang impian itu bensin biar motivasi kita terus dibakar… semangat terus pantang mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian beda dengan khayalan loh… Impian itu harus masuk akal. Yah.. contoh ekstrem saya ingin membahagiakan ibu saya, sementara ibu saya sudah meninggal.. nah itu sih impian yang udah basi dan gak masuk akal alias ngayal..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian itu sesuatu keinginan, cita-cita, harapan yang ingin kita capai, baik dan benar adanya. Coba Anda tanya diri Anda, apakah impian Anda? Begitu beratkah impian itu untuk diraih? Merasa lelah, putus asa ketika akan meraihnya? Apakah saya salah menggantungkan impian setinggi langit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, sering kali kita menggantungkan impian tinggi sekali, tapi kita tidak membuat target-target dekat untuk mencapainya. Segala sesuatu tidak ada yang instan (bahkan mi instan sekalipun harus dimasak, dan tidak sehat pula  ). Buatlah target-target kecil dalam mencapai impian kita. Setiap keberhasilan kecil, yang akan membawa pada tujuan akhir kita. Dengan target-target kecil yang berhasil kita capai, kita akan semakin termotivasi, karena bayangan impian yang akan kita tuju makin terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat waktu masa SMA, kelompok kami sangat suka berkemah. Satu kali, saat pulang dari perkemahan, tiba-tiba ada ide konyol untuk pulang dari Desa Lembang ke Kota Bandung dengan berjalan kaki. Yah, kurang lebih 15 Km. Dan herannya kami semua setuju untuk melakukan ide tersebut. Selama perjalanan kami bersenda gurau, dan mampir di warung-warung untuk menghilangkan lelah dan haus. Kami dapat mencapai Kota Bandung, karena bilamana terasa lelah, kita berusaha mencapai warung terdekat yang menyediakan minuman segar. Jadi target kami selama perjalanan adalah warung terdekat yang ada minuman dingin dan bisa bersantai ria melepas lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga saat kita menggapai impian, buatlah target terdekat Anda. Keberhasilan kecil akan membuat Anda semangat untuk mencapai target yang sesungguhnya. Good Luck.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8048005005125824182?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8048005005125824182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8048005005125824182&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8048005005125824182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8048005005125824182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/gapai-impian.html' title='Gapai Impian'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2739170403991679906</id><published>2008-04-18T05:16:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Gagal…</title><content type='html'>Lahir dari keluarga seorang tukang kayu, tidak membuat ia berhenti disana saja. Keinginan untuk menambah pengetahuan membuat ia meminjam buku dan membacanya dibawah sinar lilin. Hal yang dipelajarinya dibuku tersebut adalah hal baru dimana ia bisa memperoleh pekerjaan yang baru, suatu impian yang membawanya ke dunia yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umur 23 tahun dicalonkan sebagai anggota lembaga badan hukum didaerahnya, namun kalah dalam pemilihan. Di kala senggang ia melanjutkan pelajarannya. Keinginan untuk belajar tidak berhenti. Impiannya untuk menjadi ahli hukum, tercapai saat di usia 27 tahun. Banyak jenis pekerjaan yang telah ia lakukan, mulai di kapal ferry, tambang, toko, kantor pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ia menemukan partner kerja, lalu dibuatlah satu biro hukum, dan bangkrut dalam waktu yang cukup singkat. Dan menghabiskan 16 tahun untuk membayar hutang-hutangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umur 33 tahun, ia menikahi seorang wanita. Dari 4 anak yang lahir, hanya 1 anak yang bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umur 35, Ia membuka lagi biro hukumnya. Dia sangat ingin melayani masyarakat luas melalui biro hukumnya. Meskipun dia pernah kalah pada pemilihan 12 tahun yang lalu, ia tetap optimis. Pada umur 47, sebuah partai mencalonkannya menjadi wakil president. Lagi-lagi dia kalah dalam pemilihan. Pada umur 49, dicalonkan sebagai senat dan lagi-lagi kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah laki-laki yang kehilangan kekasih, biro hukumnya dan 3 anaknya. Pernikahannya yang kurang harmonis. Dicalonkan berulang kali dan gagal berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila diperhatikan, Ia juga mengalami sukses beberapa kali. Pada umur 25, setelah kalah dalam pemilihan, ia kembali dan terpilih menjadi anggota lembaga hukum di daerahnya. Pada umur 38, setelah kalah dalam pemilihan kongres, dia dipilih dan bekerja di kongres selama 1 term. Setelah kalah dalam pemilihan wakil presiden dan senat, dia dinominasikan Partai Republik sebagai presiden dan menang. Pada umur 55, dicalonkan ulang dan kembali dia melayani sebagai presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Dia? Abraham Lincoln. Nah, kawan. Bila kita lihat sisi gagal dari perjalanan karir dan kehidupannya. Apakah kita mampu seperti Dia? tetap optimis dan maju.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2739170403991679906?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2739170403991679906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2739170403991679906&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2739170403991679906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2739170403991679906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/gagal.html' title='Gagal…'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5252827955137579</id><published>2008-04-18T05:15:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Optimis vs Pesimis</title><content type='html'>Alkisah, disuatu desa ada dua orang petani. Satu optimis sedangkan yang lain pesimis. Mereka adalah tetangga dan bersahabat erat. Suatu hari cuaca sangat panas, matahari bersinar terang. Si optimis berkata, “Cuaca sangat cerah, bukankah ini indah? Sinar matahari bersinar terang. Tanaman kita akan menjadi sehat karena cukup matahari.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. tanggapan si pesimis sahabatnya itu. “Matahari terarlu terik. Tumbuhan kita akan mati karenanya. Tanah akan menjadi gersang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat memasuki musim hujan. Petani optimis mengatakan, “Wah.. benar-benar pada waktunya. Tumbuhan kita akan menjadi segar dan tumbuh subur. Tanah kita akan kecukupan air.” Lagi-lagi si pesimis berkata, “Aduh.. terlalu banyak curah hujannya. Ini akan merusak tumbuhan. Mungkin kita terpaksa harus memanen lebih awal sebelum ini menjadi rusak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, hidup pesimis, dipenuhi kekhawatiran tidak akan menyelesaikan masalah. Hidup menjadi terasa berat dengan ketakutan yang kita ciptakan sendiri. Bayangan ciptaan kita yang mungkin tidak sepert itu. Percaya atau tidak, banyak energi yang kita buang untuk hal-hal pesimis. Bukankah lebih baik energi negatif itu kita salurkan untuk memikirkan hal-hal yang positif yang dapat membangun kehidupan kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5252827955137579?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5252827955137579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5252827955137579&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5252827955137579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5252827955137579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/optimis-vs-pesimis.html' title='Optimis vs Pesimis'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4543591603643557399</id><published>2008-04-18T05:15:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Penghargaan</title><content type='html'>Beberapa tahun yang lalu, ada seorang guru ditugaskan mengajar kelas dengan anak terburuk dan nakal di daerah yang kumuh di Harlem. Suatu hari, secara tidak sengaja, sang guru melihat list IQ anak-anak didiknya. Hampir tidak dapat mempercayainya. Anak-anak ini briliant, jenius. Semenjak itu, sang guru memperlakukan anak-anak sebagai layaknya anak jenius, manusia dengan potensi tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti dapat membayangkan hasil akhir dari cerita ini. Mereka lulus dari sekolah dengan nilai yang tinggi dan sukses menjadi orang-orang yang berguna dimasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, masalah sebenarnya. Sang guru tidak melihat list nilai IQ anak-anak didiknya, akan tetapi itu adalah list locker milik anak-anak disekolah tersebut. Karena sang guru melihat sebagai nilai IQ, dia memperlakukan anak-anak itu sebagai anak jenius. Guru tersebut telah mengubah cara hidup anak-anak tersebut. Dan anak-anak tersebut merespon sesuai dengan citra yang guru tersebut kira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang percaya kita pintar, kita akan berusaha semampu kita untuk menunjukkan bahwa kita memang pintar. Bila seorang percaya bahwa kita mampu melakukan suatu tugas, maka kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan tugas tersebut. Begitu sebaliknya, bila Anda menganggap seseorang tidak mampu, Anda akan menunjukkan sikap dan memperlakukan orang tersebut sebagai pecundang. Nah, percaya atau tidak, orang tersebut benar-benar akan menjadi pecundang, dan tidak mampu menyelesaikan tugas yang Anda berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan diri Anda. Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu. Bahwa Anda memiliki potensi untuk maju. Maka semangat Anda, pola hidup Anda akan bergerak kearah positif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4543591603643557399?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4543591603643557399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4543591603643557399&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4543591603643557399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4543591603643557399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/penghargaan.html' title='Penghargaan'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8541731272918850403</id><published>2008-04-18T05:14:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Everybody Does It</title><content type='html'>Cerita ini ditulis oleh Kolumnis Jack Griffin, “It’s OK, Son, Everybody Does It”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Johnny berumur 6 tahun, Ia dan ayahnya ditangkap polisi karena membawa kendaraan melewati ambang kecepatan maksimal. Ayahnya memberikan SIM beserta uang 20 Dolar. “Tak apa, Nak. Setiap orang melakukannya”, Kata sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ia berumur 12, tak sengaja memecahkan kaca ketika akan berangkat sekolah. Bibinya Francine, membohongi perusahaan asuransi bahwa mereka kemasukan pencuri dan mereka mendapatkan 75 Dolar. Kata bibinya, “Tak apa, Nak. Semua orang melakukannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ia berumur 16, pertama kalinya ia bekerja paruh waktu di musim panas di supermarket. Tugasnya adalah menyusun strawbery yang sudah terlalu matang di kotak bagian bawah, dan yang bagus diatasnya. Kata supervisornya, “Tak apa, Nak. Semua orang melakukanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia berumur 19, ditawari jawaban ujian oleh kaka kelasnya seharga 50 Dolar. “Tak apa, Nak. Semua orang melakukannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Johnny ketahuan oleh pihak sekolah membeli jawaban ujian. Kata ayahnya, “Teganya kamu melakukan ini pada ayah ibumu. Kamu tidak pernah diajari seperti ini dirumah.” Bibi dan pamanya juga terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, bila ada hal yang tidak bisa diterima oleh orang dewasa, adalah anak-anak yang melakukan kecurangan. Kita tidak dapat mengharapkan anak kita untuk melakukan apa yang kita ajarkan, tetapi kita tidak menunjukkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda ingin bawahan Anda respek pada Anda, tunjukkan juga respek Anda pada mereka secara tulus. Itu juga yang akan Anda dapatkan dari bawahan Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8541731272918850403?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8541731272918850403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8541731272918850403&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8541731272918850403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8541731272918850403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/everybody-does-it.html' title='Everybody Does It'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4487875295531567223</id><published>2008-04-18T05:13:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Menggendong dalam pikiran</title><content type='html'>Pada suatu hari ada dua orang biksu yang melakukan perjalanan menuju suatu desa untuk mengabarkan pengajaran.&lt;br /&gt;Ditengah perjalanan, dua biksu itu bertemu seorang wanita yang hendak menyebrang sungai. Wanita itu takut menyebrang, karena arus cukup deras. Dan kebetulan kedua biksu ini juga akan menyebrang sungai. Biksu yang lebih tua menawarkan diri untuk menggendong si wanita. Wanita tersebut setuju. Akhirnya mereka bertiga menyebrang dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan, biksu muda itu selalu menggerutu. Sampai pada akhirnya si biksu tua tidak tahan lagi. Dia bertanya apakah ada masalah. Si biksu muda berkata, “Bukankah, kita para biksu diajarkan untuk tidak bersentuhan dengan wanita ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab si bisu tua, “Oh, jadi itu yang membuat mu muram dan menggerutu sepanjang perjalanan. Aku sudah menurunkan wanita itu di pinggir sungai, engkau masih menggendongnya sampai disini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, sering kali pikiran kita berkelana liar. Pikiran yang bersih akan membuat tindakan kita baik. Si biksu tua berpikiran menolong, tidak ada pikiran lain. Sedangkan si biksu muda berpikiran hal-hal sensual dengan menggendong seorang wanita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4487875295531567223?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4487875295531567223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4487875295531567223&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4487875295531567223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4487875295531567223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/menggendong-dalam-pikiran.html' title='Menggendong dalam pikiran'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3720234326620136869</id><published>2008-04-18T05:13:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.976-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Karya Jangan Dihambat Usia</title><content type='html'>Pembaca, sebenarnya tidak ada kata terlalu muda ataupun terlalu tua untuk mencapai apa yang ingin Anda raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah pertimbangkan kehidupan orang-orang ini: George Burns memperoleh piala Oscar ketika usianya sudah mencapai 80 tahun, Golda Meir menjadi Perdana Menteri Israel pada usia 71 tahun, Mozart baru berusia 7 tahun ketika komposisinya diterbitkan untuk pertama kali, Moses mulai melukis ketika dia berusia 80 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia telah menyelesaikan lebih dari 1.500 buah lukisan selama hidupnya, dan 25% dari lukisannya diselesaikan ketika dia berusia 100 tahun, Benyamin Franklin menerbitkan surat kabar ketika dia berusia 16 tahun, dan dia membantu menyusun kerangka UUD Amerika Serikat ketika dia berusia 81 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michaelangelo berusia 71 tahun ketika dia mengukir Basilika St.Petrus, S.I. Hayakawa pensiun dari jabatannya sebagai rektor&lt;br /&gt;Universitas San Fransisco ketika berusia 70 tahun, dan kemudian terpilih sebagai angggota Senat, Casey Stengel tidak ingin pensiun dari jabatannya sebagai manajer N-Y Mats hingga dia mencapai usia 75 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah soal usia, semuanya adalah soal persepsi. Sayangnya, dalam hidup ini, soal usia ini, seringkali kita jadikan alasan. Gagal, seringkali kita cari alasan pada soal usia. Tidak mendapat kesempatan, seringkali pula usia yang dijadikan alasannya. Memang saat ini banyak organisasi dan perusahaan yang membatasi usia tertentu yang dianggap masih produktif. Ini adalah bagian dari aturan dalam perusahaan. Namun, semuanya kembali kepada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita menerima begitu saja aturan itu dan memberlakukannya dalam hidup kita? Kenyataannya, kita bisa melanggar aturan usia ini dalam soal kesuksesan pribadi. Tua, bukanlah inti masalahnya. Inti masalahnya adalah soal bagaimana kita mau belajar, berjuang, menggali pengalaman serta membangun kebijaksaan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia berapa pun, kita punya kesempatan mencoba, tidak perlu menyerah dan tetap punya peluang untuk sukses. Sukses, akhirnya, ada pada keinginan dan usaha Anda, bukan pada usia kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak harus lemah&lt;br /&gt;Siapa bilang bahwa tua harus lemah? Realita menunjukkan bahwa tua tidaklah identik dengan lemah tak berdaya. Namun, acapkali kita mendengar bagaimana orang yang sudah tua, menggunakan ketuaannya sebagai alasan untuk ketidakproduktifann ya, untuk kealpaannya serta kekhilafannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia dalam kenyataannya bukanlah suatu pengambat untuk meraih yang lebih tinggi. Usia pun bukan kendala dalam hal karier dan kerja. Malahan, rambut putih adalah simbol kebijaksanaan dan pengalaman yang sangat berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Jepang sangat menghargai senioritas. Jabatan tertentu di perusahaan Jepang kadang disediakan hanya bagi mereka yang diprediksi telah berambut putih, lambang kematangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka percaya bahwa pengalaman akan membuat orang menjadi dewasa. Ada tunjangan khusus bagi yang lama bekerja. Loyalitas dan usia, dihargai oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakanya, tidak semua orang tua menjadi matang. Banyak orang yang tua secara usia, namun secara mental, masih terbelakang. Orang ini tua secara badaniah namun sayang, kearifan serta kematangan tidak menyertainya. Tak heran jika ada pepatah, banyak orang menjadi tua tanpa pernah menjadi dewasa. Masalahnya, ketuaan tidaklah selalu samadengan kematangan. Nah, bagaimana membangun jiwa yang terus-menerus muda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Always have fun&lt;br /&gt;Laughter is the best medicine. Mungkin humor dan gembira, tidaklah lantas membuat penyakit dan permasalahan kita lenyap total. Tetapi dengan melihat hidup dari sisi yang ceria, hidup terasa menjadi lebih nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, masalah hidup tidak pernah akan selesai. Ibarat gelombang, setelah surut, akan muncul pasang yang lain. Tetapi hati yang gembira adalah ibarat selancar yang membuat kita dapat menjalani segala pasang surut lautan kehidupan dengan rasa damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mereka yang berusia panjang, cenderung memiliki rasa humor yang baik dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kini dan di sini&lt;br /&gt;Kehidupan bukanlah melulu soal usia. Bruce Lee membuktikan bahwa meskipun hidupnya pendek, namun dia dikenang dengan kontribusinya yang luar biasa bagi martial arts, seni bela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya asalah satu rahasia awat muda yang lain adalah menikmati hidup kini dan di sini. Kuncinya terletak pada kerelaan kita melepaskan masa lampau serta tidak terlalu banyak khawatir akan masa depan. Seperti kata Bruce Lee, “Yang penting bukanlah seberapa panjang Anda hidup. Tetapi bagaimana Anda hidup itulah yang penting”. Nikmatilah tarikan napas Anda sekarang, itulah realita terpenting saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisik dan mental&lt;br /&gt;Jangan membiarkan pikiran ataupun fisik menjadi terlalu lama beristirahat dan diam. Janganlah fisik kita, pikiran yang terlalu lama didiamkan pun akhirnya akan melemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, sumber penurunan daya otak yang terpenting adalah karena membiarkan otak kita tidak bekerja sama sekali, atropi. Fisik kita pun mestinya senantiasa bergerak pula. Para dokter dan paramedis tahu, jika fisik dibiarkan terlalu lama di suatu tempat tanpa bergerak maka akan mulai muncul borok di badan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan pula, mereka yang berusia panjang ternyata masih memiliki kesibukan dan masih menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan di usianya yang telah menjelang Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, benarlah kata iklan yang berbau motivasi, “Menjadi tua itu pasti. Tetapi, menjadi muda itu soal pilihan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Karya Jangan Dihambat Usia oleh Anthony Dio Martin, Psikolog, penulis buku best seller EQ Motivator, dan Managing Director HR Excellency&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3720234326620136869?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3720234326620136869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3720234326620136869&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3720234326620136869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3720234326620136869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/karya-jangan-dihambat-usia.html' title='Karya Jangan Dihambat Usia'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4253750136612511790</id><published>2008-04-18T05:12:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.976-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Fokus pada akar</title><content type='html'>Berjalan-jalan di kota kelahiran sangat menyenangkan. Tidak sengaja, saya melewati suatu bangunan tua. Kebetulan yang mengerjakan pengecatan adalah teman saya. Setahu saya, teman saya itu profesional dalam mengerjakan tugasnya. Semua bangunan hasil renovasi atau buatannya 95% sempuran. Waktu saya perhatikan, bangunan itu cukup aneh, tua tapi warnanya genjreng cukup nendang dimata…  Namun terkesan kumuh. Setelah saya perhatikan lagi, ternyata bangunan tersebut hanya murni dicat saja, lapisan tembok yang sudah tua dan banyak jamurnya tidak dibersihkan. Yah, mungkin pemiliknya tidak memiliki cukup budget. Namanya juga mau irit, ya.. bayar murah gak mungkin dapat hasil maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat, 4 tahun yang lalu, saya mengontrak rumah bersama rekan kerja. Nah, kebetulan kami semua laki-laki. Ditambah jam kerja dari 8 ke 5 tidak memungkinkan kami untuk menyalurkan hobi atau bakat berkebun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah menjadi schedule kami setiap 3 bulan, kami harus memotong rumput. Wah.. ternyata melelahkan juga. Walaupun dikerjakan bersama-sama, cukup menguras tenaga dan waktu yang lama. Belum lagi rumput yang terpotong harus dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 minggu pertama sih masih terlihat hasil kerja keras kami. Halaman rumah bersih dan cerah. Minggu ke 2 mulai deh tumbuh rumput-rumput mungil disana-sini. Minggu ke 3, halaman sudah mulai penuh. Bulan ke 3, yah.. welcome to the jungle. Tinggal nunggu di protes sama pak RT atau tetangga saja.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, apakah Anda menangkap kesamaan dari dua cerita diatas? Hmm.. apa kira-kira. Kerja Sia-Sia? mungkin cocok juga. OK, kenapa kerja kita menjadi sia-sia? Ya.. karena kami tidak membereskan masalah pada akarnya. Bangunan tua seharusnya temboknya diperbaiki dulu, jamur, kerak, retakan dirapikan dulu. Baru setelah itu dicat. Tentu cat akan lebih tahan lama, dan bangunan akan lebih sedap dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga rumput, kita harus cabut dari akarnya, jangan cuma sekedar potong batangnya. Alhasil, rumput akan tumbuh lagi dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kebiasaan kita. Kita memiliki kebiasaan kurang baik atau bahkan buruk. Kita jangan menambalnya dengan sesuatu yang tidak permanen. Karena itu akan sia-sia. Kebiasaan buruk akan segera muncul kembali. Contoh, kita kurang bisa diterima orang. Mungkin sikap kita terkesan ketus atau sinis. Percuma saja kalau Anda memakai metoda selalu tersenyum bila bertemu setiap orang. Bisa disangka gila nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaiki karakter kita. Apakah karakter kita memang kaku atau sinis terhadap orang. Kenapa kita bisa sinis atau menyebalkan. Perbaiki itu. Niscaya tanpa perlu pasang senyum yang gak jelas, orang-orang akan menerima Anda karena perubahan sikap yang dari dasar. Dan percaya saja, senyum Anda pasti lebih bernilai dan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penulis: anonim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4253750136612511790?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4253750136612511790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4253750136612511790&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4253750136612511790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4253750136612511790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/fokus-pada-akar.html' title='Fokus pada akar'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7768005821454206637</id><published>2008-04-18T05:11:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Lari dari masalah ?</title><content type='html'>Membaca puisi, kata orang bisa meningkatkan nilai seni pada diri kita. Ada sebuah puisi yang berjudul “Feeling Blue”, isinya sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feeling blue, buy some clothes.&lt;br /&gt;Feeling lonely, turn the radio on.&lt;br /&gt;Feeling despondent, read a funny book.&lt;br /&gt;Feeling bored, watch TV.&lt;br /&gt;Feeling empty, eat a sundae.&lt;br /&gt;Feeling worthless, clean the house.&lt;br /&gt;Feeling sad, tell a joke.&lt;br /&gt;Ain’t this modern age wonderful? You don’t gotta feel nothing.&lt;br /&gt;There’s a substitute for everything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Lois A Cheney, “Feeling Blue” in Hansel, You Gotta Keep Dancin’, 107&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang artinya kurang lebih seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa murung, belilah beberapa pakaian&lt;br /&gt;Merasa kesepian, nyalakan radio&lt;br /&gt;Merasa depresi, baca buku yang menyenangkan&lt;br /&gt;Merasa bosan, nontonlah TV&lt;br /&gt;Merasa kosong, makanlah sundae&lt;br /&gt;Merasa tak berguna, cobalah bersih-bersih rumah&lt;br /&gt;Merasa sedih, ceritakan sebuah humor.&lt;br /&gt;Bukankah abad modern ini indah? Kamu akan selalu terpenuhi.&lt;br /&gt;Apapun selalu ada penggantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak ini mengatakan: mengajak kita untuk mengabaikan emosi kita, hindari kesulitan dan gantikanlah segala sesuatu dengan yang lainnya untuk menghindari perasaan kita yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini baik? Patutkah sajak ini menjadi teladan?&lt;br /&gt;Bahasa sederhananya, ini namanya pelarian. Contoh ekstrem, Kita merasa depresi, Kenapa? karena bisnis kita tersendat, banyak utang, mari kita gantikan persaan depresi kita dengan pergi ke bar, mabuk-mabukan…. having fun bahasa kerennya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti setuju, keesokan harinya, bisnis kita MASIH TETAP tersendat dengan bonus tambahan, kepala pusing karena habis mabuk-mabukan (ah.. terasa makin sulit berpikir, masalah terasa lebih berat bukan?) dan cash flow negatif (untuk sebotol wiski). Bagaimana kalau kita ke bar lagi nanti malam?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, jangan lakukan apa yang dikatakan sajak ini. Jangan gantikan perasaan yang timbul akibat suatu masalah dengan suatu tindakan kekanak-kanakan. Lihat akar permasalahannya, bukan perasaan yang timbul akibat permasalahan itu. Selesaikan masalahnya. Anda pasti setuju, perasaan itu akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah bukan untuk dihindari. Masalah adalah suatu tantangan yang harus kita hadapi, lewati, taklukan. Dengan menyelesaikan masalah, Anda telah maju lagi satu langkah. Anda bertambah dewasa. Dan Anda akan merasakan kebahagian dalam menyelesaikan tantangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Point lain yang perlu Anda perhatikan. Saat Anda membaca sesuatu, baik itu buku, karya seni, artikel. Selalu. Gunakanlah nalar Anda. Gunakanlah sistem value pada diri Anda. Apakah ini baik? Apakah ini benar? Filterlah dengan nalar dan sistem value Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa adalah pilihan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7768005821454206637?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7768005821454206637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7768005821454206637&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7768005821454206637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7768005821454206637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/lari-dari-masalah.html' title='Lari dari masalah ?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7721716616476032817</id><published>2008-04-18T05:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Tanggung Jawab</title><content type='html'>Ada sebuah kisah nyata dimana orang dalam kisah ini tidak mau mengambil tanggung jawab atas kelemahan pada dirinya, dan menyalahkan pihak lain. Charles Sykes penulis buku The Nation of Victims, mengistilahkan sebagai Mentalitas Seorang Korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini terjadi di Chicago. Pria ini melayangkan komplen kepada Divisi Hak Kaum Minoritas Amerika. Pria ini mengkomplen bahwa Resto McDonald’s melanggar hukum federal tentang hak perlindungan yang sejajar, dikarenakan tempat duduk di resto McDonald tidak cukup luas untuk menampungnya duduk. Berikut surat pernyataan dari orang tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai perwakilan dari kaum minoritas seperti kaum kulit hitam, mexico, latin, asia atau kaum wanita. Perusahaan Anda telah melakukan tindak diskriminasi terhadap orang-orang yang besar (kegemukan, oversize) baik itu orang yang tinggi dan orang gemuk. Kami telah mempersiapkan, jika diperlukan, membawa masalah ini pada pihak yang berwenang karena melanggar Hak yang setara dalam penggunaan sarana umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memiliki ukuran pinggul 60 inchi dan tinggi badan 6 kaki 5 inchi. Sangatlah tidak mungkin untuk dilayani di restoran karena tipe tempat duduk yang anda sediakan. Dan juga, tempat duduk single terlalu kecil untuk individu yang memiliki postur kelebihan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sangat serius meminta McDonald untuk memperhatikan keberadaan kaum yang memiliki kelebihan berat badan, dimana kaum ini mengambil porsi 20% dari populasi Amerika. Dan melakukan tindakan dengan menyediakan paling tidak 20% tempat duduk yang cocok untuk kaum kelebihan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan menunggu tindak lanjut dari McDonald selama 30 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolumnis Chicago Tribune Mike Royko, menyatakan bahwa pria tersebut (pria yang melakukan komplain), berusaha menyama ratakan keberadaan dirinya dengan kaum Mexico, Latin, Asia dan Kulit hitam. Dan hal ini tidaklah dapat diterima. Pria tersebut tidak lahir dengan ukuran pinggul sebesar 60 inchi dan bokong yang sangat besar. Dia sendiri yang bertanggung jawab atas potret diri yang ia ciptakan dengan bokongnya yang luar biasa itu. Masalah dia adalah tanggung jawab dia. Orang yang paling liberal pun akan setuju bahwa pria dengan pinggul dan bokong yang luar biasanya itu bukan tanggung jawab dari pemerintah Amerika atau McDonald&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah diatas adalah sungguh terjadi. Apakah pembaca juga setuju, masalah pria tersebut adalah tanggung jawab dirinya? Sangatlah tidak masuk akal dan sangat tidak bertanggung jawab, menyalahkan orang lain atas masalah pribadi kita. Jangan biasakan mentalitas “saya cuma korban”, mulailah berdisiplin dan mengambil tanggung jawab atas diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The best years of your life are the ones in which you decide your problems are your own. You don’t blame them on your mother, the ecology, or the president. You realize that you control your own destiny.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Psychologist Albert Ellis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7721716616476032817?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7721716616476032817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7721716616476032817&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7721716616476032817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7721716616476032817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/tanggung-jawab.html' title='Tanggung Jawab'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-176548143651624390</id><published>2008-04-18T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T05:10:21.131-07:00</updated><title type='text'>Kisah Sukses - Rekanan Toyota</title><content type='html'>Jakarta—Siapa yang membayangkan orang yang dulunya bekerja di bagian produksi pabrik Toyota Astra Motor (TAM) bisa mengubah nasibnya menjadi rekanan yang memasok komponen pada perusahaan otomotif terbesar di Indonesia tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada, tidak tidak terlalu banyak. Dan salah satunya adalah Nur Dahyar. Nur—demikian ia biasa dipanggil-membuka usaha pallet setelah “mencuri” ilmu di TAM selama 9 tahun. Saat ini pallet buatan perusahaannya tidak saja digunakan memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga diekspor ke luar negeri. “Sejak awal saya memang mempunyai rencana menjadi pengusaha,” ujarnya.&lt;br /&gt;Pada saat bekerja di Toyota tahun 1978 ia hanya berbekal ijazah SLTP. Namun keinginannya menjadi seorang pengusaha tidak pernah mati, sembari bekerja di Toyota pada malam harinya ia bersekolah SMA hingga lulus Akademi D3 komputer. Ketika bekerja di Toyota, ia pun bertekat menguasai semua bidang sehingga ia minta kepada atasannya supaya di-rolling dari satu bidang ke bidang lain.&lt;br /&gt;Maka sejumlah bidang di industri otomotif ini sudah ia jalani. Mulai dari bidang pengelasan, press, pengepakan, pergudangan dan lainnya. Setelah ia memperoleh cukup ilmu akhirnya ia keluar untuk mendirikan perusahaan kecil-kecilan.&lt;br /&gt;Secara kebetulan ketika di Toyota ia kenal dengan Setiadi, seorang teknisi mesin yang bekerja di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Hubungan pertemanan ini berlanjut menjadi hubungan bisnis. Nur Dahyar lalu mendirikan perusahaan yang diberi nama PT Nuansa Raya Dinamika (NRD) tahun 1997.&lt;br /&gt;Modal awal pengembangan usaha NRD berasal dari pinjaman BNI sebesar Rp 50 juta. Pertama kali memperoleh order dari Pelindo lewat jasa temannya tersebut. Proyek yang ditanganinya adalah pembuatan 9 pemancar lampu (tower) senilai Rp 135 juta yang dilaksanakan dalam beberapa periode.&lt;br /&gt;“Pada bulan pertama NRD menyelesaikan order sebesar Rp 15 juta tetapi biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp 25 juta,” ujarnya. Hal ini wajar mengingat NRD harus menginvestasikan mesin dan peralatan lain. Setelah memiliki prospek yang baik koleganya tersebut mengajukan pensiun dini agar bisa fokus dalam mengembangkan perusahaan tersebut. Pada mulanya 100 persen saham dimiliki Nur Dahyar tetapi setelah Setiadi bergabung komposisi kepemilikan saham fity-fifty.&lt;br /&gt;“Kami membina hubungan berdasarkan prinsip saling percaya, walaupun sering kali beda pendapat tetapi sampai sekarang masih bisa bertahan,” kata Setiadi. Jika Dahyar lebih menguasai proses produksi maka Setiadi menangani yang berkaitan masalah keuangan. Pembagian tugas yang jelas menyebabkan masing-masing orang tahu apa yang harus dilakukan dan bidang apa yang harus dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beralih ke Besi/baja&lt;br /&gt;Semula NRD memproduksi pallet yang terbuat dari kayu tetapi mulai tahun 2001 beralih dengan bahan baku dari besi/baja. Sejak tahun 2002 pallet buatan NRD semua berasal dai besi/baja. Hal ini disebabkan negara seperti Malaysia dan Australia sudah tidak mau menerima pallet yang terbuat dari kayu karena menciptakan masalah lingkungan.&lt;br /&gt;Saat ini produk yang dihasilkan NRD tidak saja pallet baja tetapi juga peralatan konstruksi baja dan mesin-mesin sederhana. NRD telah berkembang menjadi tiga pabrik kecil yang menempati wilayah seluas 2560 meter persegi di daerah Semper. 55 persen produksi NRD untuk memasok kebutuhan Toyota sedangkan 45 persen kepada pelanggan lain. Tercatat beberapa perusahaan seperti PT Maersk Line, SCI, American Line, Mulia Keramik mengguanakan produk NRD.&lt;br /&gt;Saat ini beberapa bank telah menyalurkan kredit pada UKM ini yakni Bank Niaga, Bank Permata dan Citibank. “Sekarang kredit yang bisa dikucurkan bisa mencapai Rp 1 miliar per bulan seiring dengan perkembangan perusahaan,” kata Setiadi. Ia merasa bersyukur karena omzet perusahaan yang semula hanya dibawah Rp 100 juta sekarang sudah mencapai Rp 14 miliar.&lt;br /&gt;Setiadi memperkirakan omset perusahaan di akhir tahun bisa mencapai Rp 20 miliar. Meskipun masih mengandalkan produksi pallet baja tetapi produk-produk lain non-pallet akan ditingkatkan. Pada 2005-2007, NRD ingin masuk pada pengembangan produk komponen mesin. Rencananya 2007-2010 investasi peralatan dan mesin-mesin sudah bisa dilakukan dan akhir tahun 2010 sudah bisa berproduksi.&lt;br /&gt;Khusus bahan baku perusahaannya dipasok oleh PT Krakatau Steel melalui 5 distributor dan pipa dari perusahaan Bakrie. Sejauh ini pasokan lancar sehingga produksi tidak terganggu. Namun penguatan dolar terhadap rupiah akhir-akhir ini menyebabkan kekhawatiran karena dampaknya sangat buruk bagi usahanya.&lt;br /&gt;Sementara untuk jumlah karyawan terus meningkat dari tahun 1997 yang hanya Nur Dahyar dengan anggota keluarga saja. Tahun 1998 berjumlah 7 orang sekarang sudah berkembang menjadi 122 orang. Kebanyakan atau sekitar 78 orang merupakan lulusan smu, 3 dari akedemi, 6 orang univeritas dan sisanya pendidikan SD dan SMP.&lt;br /&gt;Jepang ingin masuk&lt;br /&gt;Setelah melihat prospek bisnis yang baik maka ancaman terbesar yang dihadapi perusahaan adalah rencana perusahaan Jepang melakukan investasi di sektor ini. Hal inilah yang dikhawatirkan karena bisa mengancam eksistensi NRD. Namun kebijakan Toyota yang tetap ingin mempertahankan partner lokal menyebabkan mereka belum bisa masuk.&lt;br /&gt;Tetapi indikasi perusahaan Jepang ingin masuk ke sektor ini sudah ada. “Kami meminta pemerintah memperhatikan ini sebab secara modal dan teknologi mereka pasti tidak kalah,” kata Dahyar.&lt;br /&gt;Sebelumnya tahun 2004 NRD juga terancam setelah produk-produk bajakan dengan harga murah dari Cina diselundupkan melalui berbagai pelabuhan. “Modusnya mereka bekerja sama dengan beberapa orang aparat bea cukai untuk meloloskannya,” ujarnya. n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh&lt;br /&gt;Sigit Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source: Sinar Harapan 2003&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-176548143651624390?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/176548143651624390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=176548143651624390&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/176548143651624390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/176548143651624390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/kisah-sukses-rekanan-toyota.html' title='Kisah Sukses - Rekanan Toyota'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3836811335090292081</id><published>2008-04-18T05:04:00.000-07:00</published><updated>2008-04-18T05:05:28.139-07:00</updated><title type='text'>Oprah Winfrey - Wanita Luar Biasa!</title><content type='html'>Bermodal keberanian “Menjadi Diri Sendiri”, Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara “The Oprah Winfrey Show” telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukan Anda?&lt;br /&gt;Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumahtangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di dilingkungan yang kumuh dan sangat miskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injil dengan keras. “Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia” katanya dalam suatu wawancaranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namun bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia&lt;br /&gt;diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir di dunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dan termuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut. Oprah memulai debut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannya untuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncak karirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian di Amerika. Sungguh luar biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatif mengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama.&lt;br /&gt;Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan, moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruh pemirsa telivisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannya demi membantu mereka yang tertindas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telah disantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs, berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmian sekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luar Johannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsa acara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2 rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. “Dengan memberi pendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubah bangsa ini” ujarnya berharap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak mau meratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan dia berhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupan nestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannya pantas kita teladani!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Anonymous&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3836811335090292081?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3836811335090292081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3836811335090292081&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3836811335090292081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3836811335090292081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/oprah-winfrey-wanita-luar-biasa.html' title='Oprah Winfrey - Wanita Luar Biasa!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2900033345349450665</id><published>2008-04-18T05:03:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Khawatir…</title><content type='html'>Khawatir.. itu sudah menjadi kata yang biasa dalam kehidupan. Sering kali waktu, tenaga dan pikiran kita habis oleh rasa khawatir karena masalah kita. Banyak hal yang indah yang terlewat karena rasa khawatir menguasai kehidupan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk bersyukur, niscaya rasa khawatir perlahan akan beranjak pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda terjebak kemacetan, jangan menjadi marah dan putus asa. Banyak orang di dunia ini menganggap berada di belakang kemudi sebagai kebanggaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda merasa lelah dengan suasana kerja, bayangkan, negara kita banyak sekali pengangguran yang ingin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mobil Anda mogok, sulit mencari bantuan, bayangkan, betapa orang lumpuh akan sangat bahagia bila mendapatkan kesempatan untuk bisa berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika uban mulai tumbuh dikepala dan itu mengganggu, bayangkan betapa pasien kemoterapi yang berharap rambutnya tumbuh kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah senantiasa, jauhkan rasa khawatir. Khawatir hanya akan membatasi ide-ide dan semangat Anda dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Worrying is like a rocking chair, sure it gives you something to do, but in the end you never get anywhere.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2900033345349450665?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2900033345349450665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2900033345349450665&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2900033345349450665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2900033345349450665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/khawatir.html' title='Khawatir…'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-4410298980270670742</id><published>2008-04-18T05:03:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.978-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Pardigma</title><content type='html'>Beberapa tahun yang lalu, saya mengalami hal yang buruk dengan kawan karib saya. Waktu itu, kami sedang bercakap-cakap sambil berjalan-jalan. Dia menatap saya, kemudian meludahi wajah saya. Ya… meludah di wajah saya. Saya ambil sapu tangan dan membersihkan wajah saya. Saya membungkam seribu bahasa, sambil berharap dia mengatakan sesuatu. Namun tidak ada kata-kata terucap darinya. Kami meneruskan berjalan-jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mulai bercakap-cakap lagi. Kemudian, dia menatap saya, mendekati wajah saya sekitar 6 inchi, dan… untuk kedua kalinya, dia meludahi saya lagi. (Saya bersumpah, ini kisah nyata). Mencoba untuk menjadi seorang gentleman, saya tidak mengatakan apa-apa. Saya lepaskan kacamata, mengelapnya dan membersihkan wajah saya, sambil berharap ia mengatakan sesuatu, namun kembali tiada kata terucap dari bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kami kembali berjalan-jalan. Dan tahukah Anda apa yang terjadi. Untuk ketiga kalinya dia meludahi saya. Ketiga kalinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda yang saya lakukan, saya tidak melakukan apa-apa. Saya tidak berkata apa-apa. Tahukah Anda mengapa saya bertindak seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya potong kisah diatas sampai disini, apa paradigma Anda ? Hmmm… pasti Anda akan berpikir, kurang ajar bener tuh. Punya kawan karib seperti itu sih mendingan nggak. Atau yang emosional akan berkata, kenapa gak di hajar aja temen kayak gitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, apa yang akan Anda pikirkan bila saya katakan, kawan karib itu adalah Anak saya yang berumur 6 bulan. Yak… paradigma Anda akan berubah. Anda tidak akan marah. Anda akan merasa wajar dan “nrimo”, ok lah… bayi koq… wajar saja kalau dia melakukan hal seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, paradigma kita akan menentukan tindakan kita atas sesuatu. Paradigma yang tepat dapat kita bentuk bila seluruh kejadian atau masalah telah kita analisa. Adalah perlu bagi kita untuk dengar sampai tuntas dengan kepala dingin suatu masalah . Apa jadinya bila Anda menyarankan saya untuk menghajar anak saya yang berumur 6 bulan. So, be proactive. don’t reactive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kisah nyata ini diangkat dari buku “Make A Life Not Just A Living” karya Dr. Ron Jenson&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-4410298980270670742?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/4410298980270670742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=4410298980270670742&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4410298980270670742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/4410298980270670742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/pardigma.html' title='Pardigma'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6177577655367292403</id><published>2008-04-18T05:02:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.978-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Aku ingin mengubah dunia</title><content type='html'>Ketika aku masih muda, masih penuh semangat dan vitalitas tinggi. Aku punya ambisi atau lebih tepat disebut mimpi. Aku ingin mengubah dunia. Waktu bergulir mengiringi bertambahnya usiaku seiring dengan bertambahnya kearifan pada diriku. Aku mengamati, ternyata dunia tidak juga berubah. Jadi kuturunkan target cita-citaku….. Aku ingin mengubah negriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata hasrat itu pun akan sulit tercapai. Aku mengamati betapa sulit memberantas korupsi yang sudah menyebar ke segala tingkatan dan mendarah daging. Betapa susah menanamkan disiplin dan integritas kepada anak negri. Betapa berat membangun rasa nasionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usiaku beranjak senja dan dengan sisa-sisa semangatku, akhirnya kuputuskan untuk cukup mengubah keluargaku saja… mereka yang paling dekat dengan Aku. Tetapi, sayang atu lebih cock disebut celaka… mereka pun tidak mau diubah…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat ini, ketika aku terbaring lemah menjelang ajal, baru aku tersadar…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya yang pertama aku ubah adalah diriku, maka aku menjadi anutan dan teladan bagi orang lain. Lalu aku bisa mengubah keluargaku. dan juga orang-orang terdekatku. Kemudian menjadi dorongan semangat dan bantuan penuh serta inspirasi mereka, bisa jadi aku bisa mengubah negriku. Dan akhirnya…. siapa tahu aku pun bisa merealisasikan impianku untuk mengubah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, sering kali kita menjadi aku didalam cerita diatas. Terlalu mudah menuntut orang untuk berubah dan menjadi sesuatu. Tetapi disatu sisi kita tidak berubah dan menjadi teladan. Seperti unta dalam gelas kita tidak terlihat, tetapi semut digelas orang lain terlihat….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6177577655367292403?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6177577655367292403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6177577655367292403&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6177577655367292403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6177577655367292403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/aku-ingin-mengubah-dunia.html' title='Aku ingin mengubah dunia'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-6929536930184515096</id><published>2008-04-18T05:02:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kaktus dan ulat</title><content type='html'>Aku mohon kepada Tuhan seikat bunga segar, tetapi bukannya mengabulkan, Ia malah memberiku bonsai kaktus yang jelek dan berduri. Aku mohon kepada Tuhan beberapa kupu-kupu yang indah, tetapi Ia malah memberiku ulat yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa dipermainkan, kecewa dan kesal menjadi satu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa hari…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat kaktus itu berkembang dan merekah, menampilkan bunga-bunga yang indah. Dan ulat-ulat itu, menjadi beberapa kupu-kupu yang indah terbang kesana kemari bersama angin musim semi yang sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, ada kalanya segala sesuatu seperti tampak salah dimata kita. Kita menjadi patah semangat. Namun segala sesuatu akan indah pada waktu-Nya, bukan waktu kita. Seperti seorang anak yang melihat ibunya sedang merajut dari sisi yang lain. Si anak hanya melihat benang kusut serta jarum yang bergerak kesana kemari. Setelah selesai, maka si anak akan melihat hasil rajutan yang indah hasil karya ibunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-6929536930184515096?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/6929536930184515096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=6929536930184515096&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6929536930184515096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/6929536930184515096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/kaktus-dan-ulat.html' title='Kaktus dan ulat'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-324831064502722425</id><published>2008-04-18T05:00:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:16:20.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Rumah Seribu Cermin</title><content type='html'>Di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama Rumah Seribu Cermin. Pada suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi Rumah Seribu cermin. Anjing tersebut tertarik dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada didalam rumah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil melompat-lompat ceria anjing kecil itu menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinganya terangkat tinggi-tinggi, ekornya bergerak-gerak riang. Ketika masuk ke dalam rumah, ia sangat terkejut melihat seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak riang. Ia tersenyum lebar dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat. Saat meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, “Tempat ini menyenangkan, aku akan mengunjunginya lagi sesering mungkin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah anjing itu pergi, datang anjing kecil yang lain. Namun anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang pertama. Ia juga memasuki rumah tersebut . Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersehabat. Ia segera menggonggong kuat-kuat dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia ketakutan dan keluar dari rumah itu sambil berkata pada dirinya sendiri, “Tempat ini menyeramkan, aku tidak akan pernah kembali lagi kesini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, semua wajah yg ada di dunia ini adalah cerminan dari wajah kita sendiri. Wajah yang bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang kita jumpai?&lt;br /&gt;Wajah-wajah yang tersenyum, jika kita tersenyum. Wajah-wajah yang ceria, jika kita tampak gembira di depan mereka.&lt;br /&gt;Wajah-wajah yng bergelora karena kita tampak bersemangat. Wajah yang bersahabat, jika kita penuh kehangatan. (cerita rakyat Jepang)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-324831064502722425?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/324831064502722425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=324831064502722425&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/324831064502722425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/324831064502722425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/rumah-seribu-cermin.html' title='Rumah Seribu Cermin'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1176887287529336310</id><published>2008-04-18T04:59:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.361-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Survival</title><content type='html'>Marumoto, seorang nelayan Osaka, Jepang menjadi pemasok tetap untuk beberapa restoran yang menjadikan sushi sebagai menu unggulan mereka. Restoran-restoran itu menjadi istimewa karena menyajikan ikan seiji, sejenis tuna kecil yang tidak hanya segar tetapi juga masih hidup beberap menit sebelum dihidangkan. Dan semua pasokan ikan itu berasal dari keluarga Marumoto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya keluarga Marumoto kesukaran memasok ikan seiji segar untuk restoran itu, karena walaupun masih segar dari laut, ikan-ikan itu sudah mati ketika tiba di darat. Kemudian mereka menemukan sebuah ide. Mereka membawa beberapa drum besar yang tiga perempatnya berisi air laut. Setiap kali mereka berhasil menangkap ikan-ikan seiji, mereka segera menyimpannya kedalam drum tersebut. Mereka yakin cara itu bisa membantu mereka membawa banyak ikan seiji segar dan hidup ke darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kembali mereka kecewa karena sesampainya didarat ternyata masih banyak ikan yang mati. Mungkin jarak tempuh yang cukup jauh dan berdesak-desakkan dalam tong menyebabkan ikan-ikan kekurangan oksigen. Keluarga Marumot memang tidak kehilangan pendapatan sama sekali, mereka masih bisa menjualnya ke pasar-pasar ikan tradisional, namun harganya tidak sebagus bila dijual ke restoran sushi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memutar otak bagaimana caranya agar ikan seiji tetap hidup tiba di darat. Akhirnya, anak sulung mereka memberi saran cemerlang. Karena kapal mereka cukup besar, sebagian kapal diubah menjadi kolam kecil. Kolam tersebut diisi 3 ekor anak hiu sebesar ibu jari kaki orang dewasa. Dan hasilnya… ternyata hampir 80 persen ikan-ikan seiji yang ditangkap dan disimpan dalam kolam itu masih hidup ketika tiba didarat. Mungkin karena mereka bertahan hidup untuk menghindari sergapan ikan hiu kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, kalau kita merefleksikan kisah ini ke dalam kehidupan kita, mungkin baru kita sadari, kita pun terkadang harus dibuat demikian rupa menyerupai ikan seiji agar kita tidak bermalas-malasan atau menyerah begitu saja. Pada saat-saat tertentu kita mungkin ditekan agar kita bisa dan mau melejit menghindari tekana itu demi memperoleh suasana kehidupan yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1176887287529336310?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1176887287529336310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1176887287529336310&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1176887287529336310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1176887287529336310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/survival.html' title='Survival'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2861373699977945805</id><published>2008-04-18T04:58:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.362-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Tak selamanya keledai itu bodoh</title><content type='html'>Suatu hari seekor keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu terus-menerus menangis pilu selama berjam-jam, sementara si petani duduk termenung di tepi sumur memikirkan apa yang harus ia lakukan. Dia memperhatikan keledai miliknya itu sudah tua dan sumur itu tampaknya harus ditutup karena berbahaya jika dibiarkan terus terbuka begitu saja. Akhirnya ia memutuskan tidak ada gunanya menolong si keledai, lebih baik dikubur saja sekaligus menimbun sumur itu. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah serta melemparkannya ke dalam sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si keledai menyadari apa yang terjadi, ia menagis menjerit-jerit karena membayangkan dirinya akan dikubur hidup-hidup. Tetapi kemudian, ia diam. Setelah melemparkan beberapa sekop tanah lagi ke dalam sumur itu, si petani tercengang dengan apa yang dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si keledai melakukan sesuatu yang menabjubkan. Walaupun terus ditimpa berpuluh-puluh sekop tanah dan kotoran, si keledai pun terus menggoyang-goyangkan badannya sehingga tanah dan kotoran yang menimpa punggungnya turun ke bawah. Si keledai lalu menginjak tumpukan tanah dan kotoran itu dan berdiri di atasnya. Sementara para tetangga si petani terus menuangkan tanah ke atas punggung hewan itu, si keledai pun terus mengguncangkan badannya dan menginjak tanah itu. Semakin lama dirinya terangkat naik dengan semakin bertumpuknya tanah di bawah kakinya. Akhirnya, semua orang terpesona melihat keledai itu dapat meloncat ke tepi sumur dan melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, coba kita renungkan. Dalam hidup ini kita pernah atau sering mendapat ‘tanah dan kotoran’ yang dituangkan kepada kita, segala macam ‘tanah dan kotoran’ yang identik dengan kesedihan dan masalah. Apalagi saat itu kita terkungkung dalam ’sumur’, suatu situasi rumit yang tampaknya mustahil untuk dapat diatasi. Ternyata si keledai mengajarkan kita cara untuk keluar dari ’sumur’ (kesedihan, masalah), yaitu menggucangkan segala macam tanah dan kotoran dari diri kita, pikiran dan hati kita serta menjadikannya sebagai pijakan untuk melangkah naik dari sumur itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2861373699977945805?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2861373699977945805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2861373699977945805&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2861373699977945805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2861373699977945805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/tak-selamanya-keledai-itu-bodoh.html' title='Tak selamanya keledai itu bodoh'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-582477607596989841</id><published>2008-04-18T04:57:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.362-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Jadilah Magnet Atas Suksesmu</title><content type='html'>“What you see in your mind, you’re going to hold it in your hand” (Bob Proctor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini, di mana-mana begitu ramai dibicarakan The Secret, buku yang ditulis oleh penulis kelahiran Australia Rhonda Byrne. Buku yang menggemparkan ini telah memopulerkan nama Rhonda Byrne dan menobatkan dirinya menjadi salah satu perempuan berpengaruh di dunia saat ini. Apakah yang menarik dari buku The Secret ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intisari The Secret adalah The Law of Attraction atau hukum daya tarik. Inti dari hukum daya tarik ini adalah like attract like. Artinya, sesuatu akan menarik sesuatu yang mirip dengannya. Jadi, saat kita memikirkan sesuatu, dikatakan bahwa kita sedang menarik&lt;br /&gt;sesuatu itu ke arah diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah seorang ibu yang seringkali mengalami kecopetan. Masalahnya, setiap kali ke pasar, ia selalu membayangkan dan dihantui bayangan para pencopet. Setiap kali mengalami kecopetan, ia semakin ketakutan dan semakin membayangkan hal itu terjadi lagi berulang kali. Pikiran si ibu itu menjadi magnet bagi para pencopet untuk mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, ada seorang mahasiswa teologi yang mengatakan saat dirinya melancong ke luar negeri, ia tidak memiliki tabungan cukup dan tidak kenal siapa pun. Modalnya hanya berdoa dan membayangkan jalan mulus membentang di hadapannya. Anehnya, banyak kemudahan dan jalan ‘bantuan’ datang menghampirinya saat ia membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hukum daya tarik ini, pikiran kita bereksistensi ibarat magnet. Pikiran kita memiliki getaran frekuensi yang kita pancarkan ke sekeliling kita. Akibatnya, getaran ini mulai memengaruhi lingkungan sekitar kita dan mulai menarik alam semesta (universe) terkait&lt;br /&gt;berbagai hal kembali kepada diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau getaran frekuensi yang kita pancarkan merupakan getaran kesuksesan dan kebahagiaan, alam semesta akan mengatur kesuksesan dan kebahagiaan itu sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sebaliknya, bila yang kita pikirkan adalah marabahaya, maka kemungkinan besar hal-hal yang tidak kita inginkan itulah yang bakalan menghampiri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendukung mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikatakan DR.Joe Vitale, salah seorang pembicara dan penulis yang turut memberikan kontribusi dalam buku The Secret, “Alam semesta akan mulai mengatur dirinya, untuk membuat apa pun yang terpikirkan olehmu, mulai termanifestasikan bagi dirimu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti pesan Sang Alkemis, novel spiritual Paulo Coelho. Di sana, dikisahkan tentang Santiago, seorang bocah penggembala domba dari Padang Andalusia, yang mengelana mewujudkan mimpi-mimpinya. Pesan utamanya, “Orang yang meyakini seluruh mimpi-mimpinya, maka seluruh alam semesta akan membantunya dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan dengan mereka yang phobia dengan cecak dan takut kalau- kalau ada cecak. Akibatnya, jutsru mereka ‘menarik’ cecak di mana-mana. Demikian pula yang takut kegagalan, justru mereka menarik energi kegagalan dalam diri mereka. Sebaliknya, kalau kita menarik kekayaan, kesuksesan, uluran tangan, dan kebahagiaan, maka itulah&lt;br /&gt;yang akan tertarik ke arah dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;James Ray, salah satu pemikir terkenal dan kontributor buku ini memakai metafora menarik. Bayangkanlah dunia ini seperti kisah lampu Aladin dalam dongeng 1001 Malam. Bayangkan, saat dirimu membutuhkan sesuatu dirimu tinggal menggosok lampunya, maka akan muncul jin ajaib dan berkata pada Anda, “Your wish is my command” (harapan Anda adalah perintah untuk saya). Bayangkanlah alam semesta mengatakan hal tersebut kepada diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Langkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga langkah dalam proses the Law of Attraction ini. Ketiga langkah tersebut mencakup keberanian meminta (ask), keyakinan akan menerima (believe), dan kemampuan dan perasaan telah menerima (receive). Kalau dicermati prosesnya kembali, maka dikatakan, segala sesuatu dimulai dari keinginan dan kemauan kita untuk meminta dan&lt;br /&gt;mengharapkan hal yang positif terjadi dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikatakan Jack Canfield dalam bukunya The Aladdin Factor, “Jika kamu tidak pernah meminta, maka kamu tidak akan pernah menerimanya” . Setelah meminta, maka dibutuhkan keyakinan bahwa kita bisa menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang meminta sesuatu, tetapi kemudian menjadi ragu-ragu sehingga apa yang ada tidak betul-betul termanifestasikan. Tanpa sadar terjadi energi ‘penolakan’ akibat keragu-raguannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah terakhir adalah kemampuan kita untuk menerima atau, kalaupun belum terasakan sekarang, tetapi merasa telah mulai dalam proses menerima apa yang diharapkan. Masalahnya, banyak orang tidak sabar dan berhenti saat apa yang diharapkan tidak langsung terjadi. Otak membutuhkan penyesuaian dan alam semesta membutuhkan waktu&lt;br /&gt;mewujudkannya, tetapi kita sendiri harus meyakininya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, penting pula kita untuk mendoakan dan mengharapkan bantuan tangan dan izin Tuhan sehingga apa yang kita pikirkan terwujud. Sebab, bagaimanapun hukum ini kita imani berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Karena itu, doa dan keyakinan atas berlakunya the law of attraction ini tetaplah menjadi hal penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, the law of attraction ini mengingatkan kita satu hal penting. Marilah kita selalu sadar dengan apa yang kita pikirkan. Hal ini akan menjadi sebuah medan magnet yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, melalui pikiran itulah kita sedang membuat lukisan kehidupan kita sendiri. Kesimpulannya, kita, adalah apa yang kita bayangkan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Jadilah Magnet Atas Suksesmu oleh Anthony Dio Martin, Director HR Excellency&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-582477607596989841?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/582477607596989841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=582477607596989841&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/582477607596989841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/582477607596989841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/jadilah-magnet-atas-suksesmu.html' title='Jadilah Magnet Atas Suksesmu'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5471871113016162902</id><published>2008-04-18T04:57:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.362-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kisah Roda</title><content type='html'>Suatu ketika, ada sebuah roda yang kehilangan salah satu jari-jarinya. Ia, tampak sedih. Tanpa jari-jari yang lengkap, tentu, ia tak bisa lagi berjalan dengan lancar. Hal ini terjadi saat ia melaju terlalu kencang ketika melintasi hutan. Karena terburu-buru, ia melupakan, ada satu jari-jari yang jatuh dan terlepas. Kini sang roda pun bingung. Kemana kah hendak di cari satu bagian tubuhnya itu?&lt;br /&gt;Sang roda pun berbalik arah. Ia kembali menyusuri jejak-jejak yang pernah di tinggalkannya. Perlahan, di tapakinya jalan-jalan itu. Satu demi satu diperhatikannya dengan seksama. Setiap benda di amati, dan di cermati, berharap, akan di temukannya jari-jari yang hilang itu.&lt;br /&gt;Ditemuinya kembali rerumputan dan ilalang. Dihampirinya kembali bunga-bunga di tengah padang. Dikunjunginya kembali semut dan serangga kecil di jalanan. Dan dilewatinya lagi semua batu-batu dan kerikil-kerikil pualam. Hei….semuanya tampak lain. Ya, sewaktu sang roda melintasi jalan itu dengan laju yang kencang, semua hal tadi cuma berbentuk titik-titik kecil. Semuanya, tampak biasa, dan tak istimewa. Namun kini, semuanya tampak lebih indah.&lt;br /&gt;Rerumputan dan ilalang, tampak menyapanya dengan ramah. Mereka zkini tak lagi hanya berupa batang-batang yang kaku. Mereka tampak tersenyum, melambai tenang, bergoyang dan menyampaikan salam. Ujung-ujung rumput itu, bergesek dengan lembut di sisi sang roda. Sang roda pun tersenyum dan melanjutkan pencariannya.&lt;br /&gt;Bunga-bunga pun tampak lebih indah. Harum dan semerbaknya, lebih terasa menyegarkan. Kuntum-kuntum yang baru terbuka, menampilkan wajah yang cerah. Kelopak-kelopak yang tumbuh, menari, seakan bersorak pada sang roda. Sang roda tertegun dan berhenti sebentar. Sang bunga pun merunduk, memberikan salam hormat.&lt;br /&gt;Dengan perlahan, dilanjutkannya kembali perjalanannya. Kini, semut dan serangga kecil itu, mulai berbaris, dan memberikan salam yang paling semarak. Kaki-kaki mereka bertepuk, membunyikan keriangan yang meriah. Sayap-sayap itu bergetar, seakan ada ribuan genderang yang di tabuh. Mereka saling menyapa. Dan, serangga itu pun memberikan salam, dan doa pada sang Roda.&lt;br /&gt;Begitu pula batu dan kerikil pualam. Kilau yang hadir, tampak berbeda jika di lihat dari mata yang tergesa-gesa. Mereka lebih indah, dan setiap sisi batu itu memancarkan kemilau yang teduh. Tak ada lagi sisi dan ujung yang tajam dari batu yang kerap mampir di tubuh sang Roda. Semua batu dan pualam, membuka jalan, memberikan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan.&lt;br /&gt;Setelah lama berjalan, akhirnya, ditemukannya jari-jari yang hilang. Sang roda pun senang. Dan ia berjanji, tak akan tergesa-gesa dan berjalan terlalu kencang dalam melakukan tugasnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sobat, begitulah hidup. Kita, seringkali berlaku seperti roda-roda yang berjalan terlalu kencang. Kita sering melupakan, ada saat-saat indah, yang terlewat di setiap kesempatan. Ada banyak hal-hal kecil, yang sebetulnya menyenangkan, namun kita lewatkan karena terburu-buru dan tergesa-gesa.&lt;br /&gt;Hati kita, kadang terlalu penuh dengan target-target, yang membuat kita hidup dalam kebimbangan dan ketergesaan. Langkah-langkah kita, kadang selalu dalam keadaan panik, dan lupa, bahwa di sekitar kita banyak sekali hikmah yang perlu di tekuni.&lt;br /&gt;Seperti saat roda yang terlupa pada rumput, ilalang, semut dan pualam, kita pun sebenarnya sedang terlupa pada hal-hal itu. Sobat, coba, susuri kembali jalan-jalan kita. Cermati, amati, dan perhatikan setiap hal yang pernah kita lewati. Runut kembali perjalanan kita.&lt;br /&gt;Adakah kebahagiaan yang terlupakan? Adakah keindahan yang tersembunyi dan alpa kita nikmati? Kenanglah ingatan-ingatan lalu. Susuri dengan perlahan. Temukan keindahan itu!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5471871113016162902?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5471871113016162902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5471871113016162902&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5471871113016162902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5471871113016162902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/kisah-roda.html' title='Kisah Roda'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3258070001057224311</id><published>2008-04-18T04:56:00.001-07:00</published><updated>2008-04-18T04:56:55.165-07:00</updated><title type='text'>What Is Depression?</title><content type='html'>The dictionary describes depression as a condition of general emotional dejection and withdrawal, sadness greater and more prolonged than that warranted by any objective reason.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The question here is why does one get depressed? Is it the inability to cope with the situation or the high stress levels that come with success or failure?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is full of twists and turns, some pleasant others not so pleasant or at times dreadful. No one is devoid of problems in their lives. Everyone has their own personal set of problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even the people who have a smile constantly on their face have problems. The only difference is they know how to tackle the problems of their life and smile about the fact that they can overcome those problems, similar to Mother Nature.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some one compared the changes in Mother Nature with depression so aptly. He said each year nature sheds all its charm and the vibrant colors but then again it blooms to its optimum capacity to smile and teach us the most valuable lesson of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seasonal changes are the main reason for depression in nature. Change is inevitable, be it in nature or in our life, but what are the changes is subjective. They may differ person to person, and so will the approach towards them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Getting into depression is a normal phenomenon, but letting it over take us completely is not the best thing. There are no specific rules or a concepts to deal with it, whatever way one feels is the best way, one should adopt to tackle it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here are some really easy ways to tackle this “blown out of proportion problem”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lead your life on the basis of fundamental values of what is right and what’s wrong.&lt;br /&gt;2. Avoid hurting others and yourself too.&lt;br /&gt;3. It’s easier to change and adapt ourselves to new circumstances, than to expect vice a versa.&lt;br /&gt;4. Don’t make any decisions when angry or sad.&lt;br /&gt;5. Fight it. If you can’t, then get help.&lt;br /&gt;6. Enjoy nature; it’s free.&lt;br /&gt;7. Spend time with our own self to introspect and retrospect daily.&lt;br /&gt;8. Yell, scream or punch the bag if you feel like doing it.&lt;br /&gt;9. Be joyful genuinely, and not just put up the mask of happiness.&lt;br /&gt;10. Last, but not the least, do not underestimate the power of Prayers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written in 2008 By Vikki K. — Maharastra, India&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3258070001057224311?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3258070001057224311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3258070001057224311&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3258070001057224311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3258070001057224311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/what-is-depression.html' title='What Is Depression?'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-2639655673440945372</id><published>2008-04-18T04:55:00.002-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.363-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Think Positive</title><content type='html'>If you want to get somewhere, you have to know where you want to go and how to get there. Then never, never, never give up. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The secret of life isn’t what happens to you, but what you do with what happens to you. Help other people to cope with their problems and your own will be easier to cope with. Never use the word impossible seriously again. Toss it into the verbal wastebasket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Self-trust is the first secret of success. So believe in and trust yourself. Stand up to your obstacles and do something about them. You will find that they haven’t half the strength you think they have. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joy increases as you give it, and diminishes as you try to keep it for yourself. In giving it, you will accumulate a deposit of joy greater than you ever believed possible. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How you think about a problem is more important than the problem itself - so always think positively. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Go at life with abandon; give it all you’ve got. And life will give all it has to you. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Norman Vincent Peale&lt;br /&gt;Positive Thinking Every Day&lt;br /&gt;Simon &amp; Schuster&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-2639655673440945372?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/2639655673440945372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=2639655673440945372&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2639655673440945372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/2639655673440945372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/think-positive.html' title='Think Positive'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-3014225065345496198</id><published>2008-04-18T04:55:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.363-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Pilihan ditangan Anda</title><content type='html'>Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, “&lt;br /&gt;Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena&lt;br /&gt;sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kamu dapat melakukannya?” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat&lt;br /&gt;memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu.&lt;br /&gt;Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry. “Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih&lt;br /&gt;untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-3014225065345496198?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/3014225065345496198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=3014225065345496198&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3014225065345496198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/3014225065345496198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/pilihan-ditangan-anda.html' title='Pilihan ditangan Anda'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5360952185717086061</id><published>2008-04-18T04:54:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.363-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>‘Telur Emas’ dari Diri dan Keluarga</title><content type='html'>Sebuah dongeng rakyat yang sampai sekarang masih cukup terkenal, dan sampai sekarang tetap saya ingat karena telah memberikan inspirasi yang mendalam bagi saya. Dikisahkan seorang peternak angsa, memiliki begitu banyak angsadi peternakannya. Sang peternak adalah seorang yang rajin memelihara angsa-angsanya, hanya saja karena pengelolaan peternakannya yang sederhana dan tidak pernah diupayakan untuk ditingkatkan, maka hasil telur dari angsa-angsa ini selalu begitu-begitu saja tidak pernah memberikan peningkatan penghasilan bagi sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, seperti biasa sang peternak bangun dari tidurnya dan bergegas menuju kandang-kandang angsanya untuk segera mengumpulkan telur-telur yang dihasilkan si angsa hari itu. Betapa terkejutnya sang peternak ketika mendapati sebuah telur berwarna kuning keemasan dari seekor angsa tua di kandang paling ujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang pagi-pagi telah berusaha mempedayai saya.”, gumamnya dalam hati sambil memungut telur keemasan tadi. “Mungkinkah ini sebuah telur dari emas”, pikirnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama dia berpikir me-logika terhadap apa yang terjadi dengannya pagi itu, sambil terus memandangi telur keemasan digenggamannya. Merasakan beratnya, mengetuk-ngetukkannya pada batu, menggores-goreskannya, sampai pada suatu keyakinan dalam hati pak peternak bahwa dia harus bergegas memastikan benda apa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergegas dia menuju ke tempat ahli logam tak jauh dari rumahnya, yang kemudian dia meminta sang ahli logam untuk menganalisa benda apakah yang dia temukan pagi itu. Sang ahli logam mengambil lup-nya, yang kemudian mencermati telur keemasan yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian dia memandangi si peternak, sambil menyerahkan telur tersebut dan berkata, “Ini adalah emas murni 24 karat berbentuk bulat telur dengan berat hampir satu kilogram..!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah tak percaya si peternak kemudian meminta sang ahli logam untuk menukar telur emas tersebut dengan uang sesuai dengan taksiran harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segepok uang yang diterimanya kemudian segera dibelanjakan segala barang yang dia impikan selama ini untuk dimiliki dari pakaian-pakaian yang bagus dan mahal, perabot-perabot mahal, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya, karena masih banyak sisa uang untuk hidupnya hari itu, dengan langkah malas dia menuju ke kandang angsanya untuk memunguti telur-telur hasil pada hari itu. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa kejadian telur emas kemarin hari akan berulang lagi pada hari itu. Dan benar dia kembali menemukan telur emas pada angsa yang sama. Bergegas dia berlari menuju kota untuk kembali menjual telur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok paginya setelah bangun pagi, dengan berharap-harap cemas dia kembali menuju angsa tua petelur emas. Dan benar! Kembali sang angsa mempersembahkan satu telur emas kepada sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama terjadi esok paginya, esok paginya, dan seterusnya, sehingga membuat si peternak menjadi rajin bangun pagi-pagi sekali untuk sekedar segera mendapat telur emas dari angsa tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu singkat, kehidupan si peternak pun berubah. Si angsa tua juga sudah diberi tempat khusus di sebelah kamar tidur si peternak agar telur emas hasil si angsa tua tiap pagi tidak dicuri orang dan dengan mudah dapat segera diambil oleh sang peternak untuk dijual. Rumahnya kini telah berubah menjadi begitu mewah. Lama kelamaan timbulah sifat tamak dari si peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa saya harus menunggu satu butir telur emas setiap harinya dari si angsa tua”, pikirnya.., ..betapa bodohnya saya.”. “Isi perut angsa tua itu pastilah penuh dengan emas,.kenapa tidak sekarang saja saya ambil semuanya, sehingga saya tidak perlu susah-susah menunggu tiap pagi, serta dalam sekali waktu saya sudah bisa dapatkan semua.”, begitulah pikir sang peternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambilnya parang besar miliknya, dan dalam sekejap dibelahlah dada si angsa tua. Tapi apa yang terjadi? Tak ada secuil pun telur emas di dalam perut si angsa tua. Dan yang lebih buruk, si angsa tua saat itu juga mati digenggaman sang peternak. Telur emas tiap pagi pun tinggal kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini terkenal dengan sebutan Aesop’s fable dengan judul `The goose and the golden eggs’. Mengapa cerita ini begitu menarik bagi saya? Seseorang yang telah menginjak dewasa dan mulai harus menghidupi dirinya tentunya mulai sadar bahwa dia harus memiliki `sesuatu’ yang bisa dijadikan semacam modal agar dia bisa selalu terus menerus menghasilkan *sesuatu* yang&lt;br /&gt;bisa menghidupi dirinya. Apalagi kalau orang tersebut sudah memutuskan untuk&lt;br /&gt;membangun sebuah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`Sesuatu’ (dengan tanda kutip) yang saya maksud bisa berupa keahlian, kepandaian, pengetahuan, ketrampilan, ketekunan,keberanian, dsb. Sedang sesuatu (dengan huruf tebal) di atas adalah bisa berupa uang, penghargaan, pengakuan, kesempatan, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu (dengan huruf tebal) tadi adalah sebuah `telur emas’ bagi kita. Ketika kita mulai menekuni sebuah profesi, ketika kita mulai merintis sebuah usaha, ketika kita mulai meniti karir, hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, sedikit demi sedikit akan muncul `telur emas-telur emas’bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dimanakah letak angsanya? Tak lain adalah `Sesuatu’ (dengan tanda kutip) yang saya sebutkan di atas. `Sesuatu’ yang semua itu bermuara kepada diri kita, baik badan kita secara fisik, pemikiran kita, serta jiwa, emosi dan rohani kita. Dan bila dikembangkan, keluarga adalah juga merupakan bagian dari `angsa’ kita, baik itu manusianya, suasananya, semangatnya,&lt;br /&gt;kebersamaannya, rasa cita kasihnya, keteduhannya dan semua hal yang bisa memastikan bahwa kita bisa akan selalu menghasilkan `telur emas’, hari demi hari, sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah fabel yang saya ceritakan diatas sepertinya bisa terlihat sebagai kisah yang terlalu ekstrim. Tapi bila kita mau berkaca pada kehidupan di sekitar kita, kita mungkin akan sadar bahwa perumpamaan sang peternak membelah dada angsa untuk segera memperoleh semua telur emas sekaligus dalam sekejap ternyata banyak terjadi di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat di sekitar kita bagaimana sesorang yang ingin mengejar karir sampai ke puncak dengan segera, justru mengabaikan kesehatan dirinya sendiri, pola makannya, jam istirahatnya. Tak lain dia pelan-pelan membelah dada angsanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak diantara kita, dalam menjalankan profesinya, atau dalam melakukan usahanya, ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat dalam sekejap. Sehingga sampai lupa waktu mengabaikan saat-saat istri dan anak-anaknya membutuhkan sebuah kebersamaan dengannya. Tanpa dia sadari, dalam mencoba dia mendapatkan telur emas, justru dia berusaha&lt;br /&gt;`membunuh’ si angsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi kita sebagai manusia yang memiliki keahlian, ketrampilan, pengetahuan, semangat, keberanian adalah manusia-manusia yang akan selalu menghasilkan telur emas-telur emas setiap harinya. Dan hari demi hari kita selalu bangga akan telur emas yang kita hasilkan. Tapi yakinkah kita akan selalu ada telur emas ketika kita justru mulai tidak begitu&lt;br /&gt;menghiraukan angsa-angsa kita. Ketika kita lupa untuk memperhatikan kesehatan fisik diri kita, ketika kita mulai mengabaikan kesehatan rohani kita, ketika kita melalaikan sumber daya manusia di keluarga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang saya selalu coba untuk mengingatkan diri saya, bahwa untuk menjamin selalu adanya telur emas, begitu penting usaha untuk memberdayakan diri dan keluarga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: ‘Telur Emas’ dari Diri dan Keluarga oleh Pitoyo Amrih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5360952185717086061?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5360952185717086061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5360952185717086061&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5360952185717086061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5360952185717086061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/telur-emas-dari-diri-dan-keluarga.html' title='‘Telur Emas’ dari Diri dan Keluarga'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-381940724296407094</id><published>2008-04-18T04:53:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Kisah Beruang</title><content type='html'>Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dgn sabar ditepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun,tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, “Wahai beruang, tolong lepaskan aku.” “Mengapa ? ” tanya beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu,” rintih sang ikan. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kenapa?” tanya beruang lagi. “Begini saja,tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi seleramu.”&lt;br /&gt;kata ikan. “Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?” tanya beruang “Mengapa,” ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan !” jawab beruang sambil tersenyum mantap. “Ops !” teriak sang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya&lt;br /&gt;akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap :”Ohhhh… andaikan aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dulu ..!!!?. Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;….&lt;br /&gt;Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; ….&lt;br /&gt;Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk meraih kembali&lt;br /&gt;yang terbaik untuk hidup kita….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-381940724296407094?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/381940724296407094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=381940724296407094&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/381940724296407094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/381940724296407094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/kisah-beruang.html' title='Kisah Beruang'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7184879835718507106</id><published>2008-04-18T04:52:00.001-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Ayo, Terus Bergerak!</title><content type='html'>Air, jika dibiarkan terus menggenang, tanpa aliran, lama-lama akan menjadi sarang penyakit. Demikian juga udara, jika dibiarkan berhenti, tak berhembus, akan menimbulkan kepengapan dan akhirnya merusak pernapasan. Semua harus bergerak. Tidak boleh ada yang diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah kenyataan bahwa segala ciptaan Allah selalu bergerak. Bumi, matahari, bulan, bintang, dan semua tata surya berotasi tiada henti. Sekali terhenti akan terjadi kerusakan dan bencana yang luar biasa. Bahkan makhluk-makhluk&lt;br /&gt;mikro seperti bakteri dan virus pun bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Tuhan yang terjadi pada alam raya itu sesungguhnya terjadi juga pada diri manusia. Secara fisik, jika manusia berhenti, diam, dan tidak melakukan aktifitas, maka dalam kurun waktu tertentu kesehatannya pasti terganggu. Selain mudah lelah, berbagai penyakit akan mulai berdatangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang membiarkan otaknya berhenti berpikir, maka dalam jangka waktu tertentu pikirannya akan terganggu. Sulit berpikir logis dan sistematis. Berpikirnya meloncat-loncat, sulit mengingat, dan mudah lupa. Menurut penelitian ilmiah, orang yang kurang terbiasa menggunakan pikirannya, padausia tuanya akan menjadi pikun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rumus pergerakan itu terjadi pada alam dan individu manusia, maka hal yang sama juga pasti berlaku pada sebuah masyarakat dan organisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sekali-kali berhenti, diam, atau stagnan. Karena diam itu berarti mati. Diam itu bisa membawa penyakit. Diam itu tidak sehat. Jangan takut perubahan, perbaikan, dan pembaruan. Sebab semua ciptaan-Nya ditakdirkanselalu bergerak dalam sebuah rotasi yang telah ditentukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7184879835718507106?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7184879835718507106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7184879835718507106&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7184879835718507106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7184879835718507106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/ayo-terus-bergerak.html' title='Ayo, Terus Bergerak!'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-62978173912270573</id><published>2008-04-18T04:51:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Pelajaran Satu Juta Dolar</title><content type='html'>Seorang sopir taxi telah mengajarkan pada saya bagaimana memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan. Sebuah pelajaran berharga satu juta Dollar. Mungkin anda harus mengeluarkan ribuan Dollar untuk membayar seorang pembicara profesional dalam sebuah seminar atau pelatihan motivasi bagi karyawan perusahaan. Tapi kali ini saya hanya cukup mengeluarkan ongkos taxi seharga 12 Dollar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini: Suatu hari saya terbang ke Dallas untuk menemui seorang klien. Waktu itu sangat sempit, karena saya harus segera kembali ke airport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyetop sebuah taxi. Begitu tiba, dengan segera sopir taxi membuka pintu mobil untuk saya, dan memastikan bahwa saya telah duduk dengan nyaman di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ia duduk di belakang kemudi, ia menunjuk sebuah koran Wall Street Journal yang terlipat rapi di samping saya untuk dibaca. Lalu ia menawarkan beberapa kaset, dan menanyakan jenis musik apa yang saya sukai. “Wow,” saya cukup terperanjat dengan pelayanan yang diberikannya. Saya menoleh ke sekeliling. Jangan-jangan ada program “Candid Camera” yang ingin menjebak dan mengolok-olok saya. Dengan penuh penasaran saya memberanikan bertanya pada sopir taxi itu, “Wah, kelihatannya anda sangat senang sekali dengan pekerjaan anda ini. Tentu anda punya cerita yang panjang mengenai pekerjaan anda ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anda salah,” jawabnya, “Dulu saya bekerja di Corporate America. Tetapi saya merasa lelah karena berapa pun kerasnya usaha untuk menjadi yang terbaik dalam perusahaan itu, ternyata tidak pernah memuaskan hati saya. Kemudian saya memutuskan untuk menemukan sebuah ceruk dalam kehidupan saya dimana saya bisa merasa bangga dan puas karena mampu menjadi diri saya yang terbaik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tahu,” lanjutnya, “Saya takkan pernah bisa menjadi seorang ilmuwan roket, tetapi saya suka sekali mengendarai mobil dan memberikan pelayanan pada orang lain. Saya ingin merasa bahwa saya telah melakukan pekerjaan yang terbaik setiap harinya. Lalu, saya merenungi apa yang jadi kelebihan diri saya, dan wham.. saya menjadi seorang sopir taxi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Satu hal yang saya yakini, supaya saya meraih keberhasilan dalam usaha saya ini, saya hanya perlu memenuhi kebutuhan penumpang saya. Tetapi agar bisnis saya ini menjadi luar biasa, saya harus melebihi harapan penumpang saya. Tentu saja saya ingin meraih hasil yang luar biasa, ketimbang yang biasa-biasa saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waw, sebuah pelajaran nyata yang luar biasa. Menurut anda, apakah saya memberinya tip besar atas pelayanan yang diberikannya? Anda salah! Dia adalah kerugian bagi Corporate America, tetapi teman perjalanan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari: Petey Parker, A Million Dollar Lesson&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-62978173912270573?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/62978173912270573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=62978173912270573&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/62978173912270573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/62978173912270573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/pelajaran-satu-juta-dolar.html' title='Pelajaran Satu Juta Dolar'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-1324064421011554842</id><published>2008-04-18T04:49:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Beli Bibit Jangan Buah</title><content type='html'>Seorang wanita bermimpi masuk ke sebuah toko baru di pasar, dan terkejut, menemukan Tuhan di belakang toko. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau menjual apa di sini?” ia bertanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa saja yang menjadi keinginan hatimu,” kata Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir tak berani percaya apa yang didengarnya, wanita itu memutuskan minta hal-hal paling baik, yang dapat diinginkan seorang manusia. “Aku minta ketenteraman hati dan cinta dan bahagia dan bijaksana dan bebas dari sakit.” katanya, lalu sebagai pikiran kemudian ditambahkan, “Tidak hanya untuk saya. Untuk semua orang di dunia.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tersenyum. “Kukira, engkau menafsirkan aku salah, nak,” kata-Nya. “Kami tidak menjual buah di sini. Hanya benih.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anthony De Mello SJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali, kita mempunyai impian yang indah. Menginginkan hasil yang indah. Tetapi tidak mau menebar benih, merawat hingga berbuah sesuatu hal yang indah yang kita dambakan. Segala sesuatu tidak ada yang instant. Butuh proses. Apakah Anda siap menabur benih dan merawatnya? Niscaya Anda akan memperoleh buah yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-1324064421011554842?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/1324064421011554842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=1324064421011554842&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1324064421011554842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/1324064421011554842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/beli-bibit-jangan-buah.html' title='Beli Bibit Jangan Buah'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5968231054135082949</id><published>2008-04-18T04:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Berhentilah Jadi Gelas</title><content type='html'>Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. “Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ‘qalbu’(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu&lt;br /&gt;jadi sebesar danau.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5968231054135082949?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5968231054135082949/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5968231054135082949&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5968231054135082949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5968231054135082949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/berhentilah-jadi-gelas.html' title='Berhentilah Jadi Gelas'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-5611080343252171190</id><published>2008-04-18T04:47:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.365-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Aku Mau Mama Kembali</title><content type='html'>(Sebuah kisah teladan dari negeri China)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da menyuntik sendiri papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikaninjeksi/suntikan kepada pasiennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Mau Mama Kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup&lt;br /&gt;untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Tuhan tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan….bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-5611080343252171190?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/5611080343252171190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=5611080343252171190&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5611080343252171190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/5611080343252171190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/aku-mau-mama-kembali.html' title='Aku Mau Mama Kembali'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-8601764701525709335</id><published>2008-04-18T04:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Jangan Pernah Berhenti</title><content type='html'>Sejumlah sejarahwan yakin, bahwa pidato Winston Churchill yang paling berpengaruh adalah ketika beliau berpidato di wisuda Universitas Oxford. Churchill mempersiapkan pidato ini selama berjam-jam. Dan ketika saat pidatonya tiba, Churchill hanya mengucapkan tiga kata : ‘never give up’ (jangan pernah berhenti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak saya merasa ini biasa-biasa saja. Tetapi ketika ada orang yang bertanya ke saya, bagaimana saya bisa berpresentasi di depan publik dengan cara yang demikian menguasai, saya teringat lagi pidato Churchill ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berfikir kalau saya bisa berbicara di depan publik seperti sekarang sudah sejak awal. Tentu saja semua itu tidak benar. Awalnya, saya adalah seorang pemalu, mudah tersinggung, takut bergaul dan minder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika memulai profesi pembicara publik, sering sekali saya dihina, dilecehkan dan direndahkan orang. Dari lafal ‘T’ yang tidak pernah lempeng, kaki seperti cacing kepanasan, tidak bisa membuat orang tertawa, pembicaraan yang terlalu teoritis, istilah-istilah canggih yang tidak perlu, serta segudang kelemahan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa tidur beberapa minggu, stress atau jatuh sakit, itu sudah biasa. Pernah bahkan oleh murid dianjurkan agar saya dipecat saja menjadi dosen di tempat saya mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman serupa juga pernah dialami oleh banyak agen asuransi jempolan. Ditolak, dibanting pintu, dihina, dicurigai orang, sampai dengan dilecehkan mungkin sudah kebal. Pejuang kemanusiaan seperti Nelson Mandela dan Kim Dae Jung juga demikian. Tabungan kesulitan yang mereka miliki demikian menggunung. Dari dipenjara,hampir dibunuh, disiksa, dikencingin, tetapi toh tidak berhenti berjuang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada di balik semua pengalaman ini, rupanya di balik sikap ulet untuk tidak pernah berhenti ini, sering bersembunyi banyak kesempurnaan hidup. Mirip dengan air yang menetesi batu yang sama berulang-ulang, hanya karena sikap tidak pernah berhentilah yang membuat batu berlobang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi hanya menjadi pisau setelah ditempa palu besar berulang-ulang, dan dibakar api panas ratusan derajat celsius. Pohon beringin besar yang berumur ratusan tahun, berhasil melewati ribuan angin ribut, jutaan hujan, dan berbagai godaan yang meruntuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu kesempatan di awal Juni 1999, sambil menemani istri dan anak-anak, saya sempat makan malam di salah satu restoran di depan hotel Hyatt Sanur Bali. Yang membuat kejadian ini demikian terkenang, karena di restoran ini saya dan istri bertemu dengan seorang penyanyi penghibur yang demikian menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria dengan wajah biasa-biasa ini, hanya memainkan musik dan bernyanyi seorang diri. Modalnya, hanya sebuah gitar dan sebuah organ. Akan tetapi, ramuan musik yang dihasilkan demikian mengagumkan. Saya dan istri telah masuk banyak restoran dan kafe. Namun, ramuan musik yang dihadirkan penyanyi dan pemusik solo ini demikian menyentuh. Hampir setiap lagu yang ia nyanyikan mengundang kagum saya, istri dan banyak turis lainnya. Rasanya susah sekali melupakan kenangan manis bersama penyanyi ini. Sejumlah uang tip serta ucapan terimakasih saya yang dalam, tampaknya belum cukup untuk membayar keterhiburan saya dan istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu kesempatan menginap di salah satu guest house Caltex Pacific Indonesia di Pekan Baru, sekali lagi saya bertemu seorang manusia mengagumkan. House boy (baca : pembantu) yang bertanggungjawab terhadap guest house yang saya tempati demikian menyentuh hati saya. Setiap gerakan kerjanya dilakukan sambil bersiul. Atau setidaknya sambil bergembira dan tersenyum kecil. Hampir semua hal yang ada di kepala, tanpa perlu diterjemahkan ke dalam perintah, ia laksanakan dengan sempurna. Purwanto, demikian nama pegawai kecil ini, melakoni profesinya dengan tanpa keluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya penyanyi Sanur di atas serta Purwanto dengan manusia kebanyakan, semakin lama dan semakin rutinnya pekerjaan dilakukan, ia tidak diikuti oleh kebosanan yang kemudian disertai oleh keinginan untuk berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika timbul rasa bosan dalam mengajar, ada godaan politicking kotor di kantor yang diikuti keinginan ego untuk berhenti, atau jenuh menulis, saya malu dengan penyanyi Sanur dan house boy di atas. Di tengah demikian menyesakkannya rutinitas, demikian monotonnya kehidupan, kedua orang di atas, seakan-akan faham betul dengan pidato Winston Churchill : “never give up.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh mengagumi tulisan ini, atau juga mengagumi saya, tetapi Anda sebenarnya lebih layak kagum pada penyanyi Sanur dan house boy di atas. Tanpa banyak teori, tanpa perlu menulis, tanpa perlu menggurui, mereka sedang melaksanakan profesinya dengan prinsip sederhana : “jangan pernah berhenti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kerap merasa rendah dan hina di depan manusia seperti penyanyi dan pembantu di atas. Bayangkan, sebagai konsultan, pembicara publik dan direktur sebuah perusahaan swasta, tentu saja saya berada pada status sosial yang lebih tinggi dan berpenghasilan lebih besar dibandingkan mereka. Akan tetapi, mereka memiliki mental “never give up” yang lebih mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang saya sempat berfikir, jangan-jangan tingkatan sosial dan penghasilan yang lebih tinggi, tidak membuat mental “never give up” semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ini benar, orang-orang bawah seperti pembantu, pedagang bakso, satpam, supir, penyanyi rendahan, dan tukang kebunlah guru-guru sejati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan-jangan pidato inspiratif Winston Churchill - sebagaimana dikutip di awal - justru diperoleh dari guru-guru terakhir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-8601764701525709335?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/8601764701525709335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=8601764701525709335&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8601764701525709335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/8601764701525709335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/04/jangan-pernah-berhenti.html' title='Jangan Pernah Berhenti'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2093035897729771240.post-7011952620133586109</id><published>2008-03-18T03:20:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T05:20:06.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah motivasi'/><title type='text'>Haruskah Hati Menciptakan Jarak</title><content type='html'>Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?" Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab, "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak.""Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satu pun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apa pun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban. "Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."Sang guru masih melanjutkan, "Ketika Anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu Anda."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2093035897729771240-7011952620133586109?l=motivationalstory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://motivationalstory.blogspot.com/feeds/7011952620133586109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2093035897729771240&amp;postID=7011952620133586109&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7011952620133586109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2093035897729771240/posts/default/7011952620133586109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://motivationalstory.blogspot.com/2008/03/haruskah-hati-menciptakan-jarak.html' title='Haruskah Hati Menciptakan Jarak'/><author><name>杨钦星</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
